Dinporabudpar Blora Gelar Rakor Pengelolaan Cagar Budaya

Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Cagar Budaya.

Rakor melibatkan sejumlah lembaga dan pegiat cagar budaya di Blora dengan tujuan antara lain mensinergikan pengelolaan potensi cagar budaya sebagai daya tarik destinasi wisata dan memberi nilai manfaat.

Rakor dibuka Sekretaris Dinporabudpar Pratikto Nugroho mewakili Kepala Dinporabudpar Kunto Aji di ruang pertemuan Resto Joglo Jalan Jendral Sudirman, Selasa (21/3).

“Perlu diproyeksikan, bahwa pengelolaan cagar budaya tidak telepas daya tarik (destinasi wisata) yang menjadikan potensi cagar budaya menjadi diminati dan disenangi. Selain itu Cagar Budaya juga harus memiliki nilai manfaat dengan indikator penilaian yang menyeluruh. Tidak hanya sebagai kebanggaan orang Blora saja tapi juga mendunia yang mendorong sejumlah manfaat,” ujar Sekretaris Dinporabudpar Pratikto Nugroho.

Pihaknya menyadari bahwa pengelolaan cagar budaya di Blora masih ketinggalan dengan daerah lainnya. Meski demikian sejatinya potensi cagar budaya di Blora tidak kalah.

“Oleh karena itu perlu sinergi dengan sejumlah pihak. Beberapa potensi cagar budaya Blora berada di kawasan Perhutani dan Migas, sehingga perlu lebih dintensifkan koordinasi,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Bidang Kebudayaan Dinporabudopar Sukartono dalam paparannya mengemukakan  sebagaimana yang di atur dalam Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2010 menjelaskan bahwa Cagar Budaya adalah warisan budaya bersifat kebendaan berupa Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, Struktur Cagar Budaya, Situs Cagar Budaya, dan Kawasan Cagar Budaya di darat dan/atau di air yang perlu dilestarikan keberadaannya karena memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama dan/atau kebudayaan melalui proses penetapan.

“Oleh karena itu perlu adanya Tim Regristrasi Cagar Budaya (TACB) dan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) di tingkat Kabupaten yang ditetapkan oleh Bupati, sehingga kami mendorong terbentuknya Tim Ahli Cagar Budaya,” ujar Sukartono.

Pada rakor tersebut, perwakilan dari Perhutani KPH Blora Teguh Agusman, menyampaikan pihaknya akan lebih intensif koordinasi dengan Dinporabudpar untuk pelestarian dan pendataan Cagar Budaya yang berada di kawasan hutan.

Sedangkan Bambang, perwakilan dari Bappeda Blora menyampaikan perlu adanya lumbung situs  Cagar Budaya untuk dikemas menjadi pemetaan pelestarian Cagar Budaya.  

“Perlu adanya lumbung situs Cagar Budaya untuk dikemas menjadi pemetaan pelestarian Cagar Budaya yang tentu saja berkaitan dengan animo masyarakat dan kebutuhan anggaran,” jelas Bambang.

Rakor diikuti perwakilan Perum Perhutani KPH Blora, Migas Cepu, Pertamina EP Field Cepu, Bappeda Blora, Bagian Humas dan Protokol Setda Blora, Bagian Hukum Setda Blora, Yayasan Mahameru Blora, Paguyuban Tosan Aji Toya Padasan, Forum Peduli Sejarah Budaya Blora, Komunitas Jelajah Blora dan sejumlah pegiat cagar budaya.  (Dinkominfo Kab Blora). 

Peringati Hari Kartini, SLB Jepon Gelar Upacara dan Lomba Fashion  

Sekolah Luar Biasa (SLB) Kecamatan Jepon melaksanakan upacara peringatan Hari Kartini ke 138 di halaman sekolah setempat. Pada upacara itu para siswa berkebutuhan khusus diminta mengenakan kebaya dan berpakaian adat daerah berdasarkan katagori ketunaan peserta didik.

Selengkapnya...

Empat Polwan Polres Blora Ikuti Batik Blora Fashion Show

Empat Polisi Wanita (Polres) Blora turut andil memeriahkan lomba  Blora Batik Fashion Show dalam rangka memperingati hari Kartini ke 138 yang di selenggarakan di pendopo Kecamatan Cepu, Sabtu (22/4).

Selengkapnya...

Pagelaran Seni Budaya Meriahkan Peringatan Hari Kartini ke 138

Yayasan Kartini Blora menggelar pentas seni dan budaya di GOR Mustika Blora, Sabu (22/4). Agenda itu dihelat dalam rangka memperingati Hari Kartini ke 138 dan ulang tahun yayasan tersebut.

Selengkapnya...

Peringati Hari Bumi Ditanam Ribuan Bibit Pohon  

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Pegiat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Blora Crisis Center (BCC), Komunitas Blora Hijau Blora (KBH), unsur Forkopimcam Jepon dan warga masyarakat melaksanakan gerakan peduli lingkungan dengan menanam 1000 bibit pohon di kawasan bukit Suroyudan desa Soko. Kegiatan  tersebut dilaksanakan dalam rangka peringatan hari Bumi 22 April 2017.   

Selengkapnya...

Polwan Polres Blora Intensif Dilatih Beladiri

Personel Polisi Wanita (Polwan) Kepolisian Resor Blora dituntut untuk terus mengembangkan dan meningkatkan kemampuan, salah satunya kemampuan beladiri. Mereka digembleng latihan untuk mengasah keterampilannya. Kemampuan tersebut untuk menunjang pelaksanaan tugas mereka sehari-hari, baik untuk masyarakat maupun diri pribadi.

Selengkapnya...

Tim TI Kabupaten Blora Mengikuti Bimtek SID Tingkat Provinsi Jawa Tengah

Pemerintah Kabupaten Blora melalui sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) Pengembangan Sistem Informasi Desa (SID) yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jawa Tengah selama tiga hari di Semarang, (19-21/4/2017).

Selengkapnya...

Kampung Konservasi Kelor Menarik Perhatian Publik

Kabupaten Blora berhasil menarik perhatian publik dunia, salah satunya memiliki Kampung Konservasi Kelor bernutrisi tinggi di wilayah Desa Ngawenombo Kecamatan Kunduran.

Selengkapnya...

Kerajinan Miniatur Kelurahan Ngelo Prospektif Dikembangkan

Wakil Bupati Blora Arief Rohman tertarik kerajinan miniatur mobil dari bahan bambu di Kelurahan Ngelo, Kecamatan Cepu. Sebab, hasil pembuatan miniatur dari bambu memiliki pembeda. Dalam pembuatannya, kerajinan ini sangat detail hingga berbentuk seperti nyata.

Selengkapnya...

Hari Lahir Sastrawan Pramoedya Ananta Toer Perlu Dibuat Event  

Aktor dan presenter televisi Helmy Yahya mengunjungi Kabupaten Blora. Salah satu agenda kunjungannya yakni ke rumah masa kecil sastrawan terkenal asal Blora, Pramoedya Ananta Toer di Jalan Sumbawa No. 40, Kelurahan Jetis, Kecamatan Blora. Wakil Bupati Blora H. Arief Rohman, M.Si mendampingi kunjungan Helmy.

Selengkapnya...

Menjadi Koster Gereja Sebuah Pilihan Untuk Pelayanan

Melaksanakan aktivitas yang diamanahkan selalu dilakukan dengan ikhlas dan senang hati. Seperti menyapu halaman, membersihkan ruang tempat ibadah, membuang sampah dan menata taman di seputar gereja menjadikannya lebih berbakti pada pelayanan. Itulah Arif Hastanto Tejo Baskoro (48), seorang koster Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Blora.

Selengkapnya...

LAYANAN INFORMASI PUBLIK

Gagak Rimang

Video Gallery


barong_p1.flv barong_p1.flv
Duration: 353
Date: October 18, 2014
Views: 0

barong_p2.flv barong_p2.flv
Duration: 266
Date: October 18, 2014
Views: 0

Link Daerah

   
 Badan Penanaman Modal dan Perijinan Kabupaten BLora    
     
 

 

     
   
     

S I M