TMMD SENGKUYUNG TAHAP I TAHUN 2017 RESMI DILAKSANAKAN DI DESA JEGONG

Kodim 0721 Blora menggelar upacara pembukaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2017 di lapangan desa Jegong Kecamatan Jati, Rabu (5/4). Upacara pembukaan dipimpin langsung Bupati Blora Djoko Nugroho.

Dalam upacara itu, Bupati Blora membacakan amanat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, SH. MIP.

Gubernur Ganjar Pranono menyampaikan Program TMMD inilah bagian dari cara merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotong royongan untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan kita hari ini.

Karena mengatasi kemiskinan dan pengangguran, mewujudkan daulat pangan dan energi, memenuhi kebutuhan dasar masyarakat secara baik, memberantas narkoba, memperkuat semangat nasionalisme dan patriotisme, tidak mungkin hanya mengandalkan peran pemerintah pusat saja, TNI/Polri saja, atau Pemerintah Daerah saja.

Semua mesti keroyokan, dan semua mesti bersinergi serta bekerjasama bersama rakyat untuk menyelesaikan persoalanpersoalan tersebut. Sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta Pemerintah Pusat dan Daerah melalui TMMD seperti inilah menjadi suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai isu/persoalan terkini dengan solusi.

Kita ingin seluruh desa di Jawa Tengah makin maju dan mandiri. Kita ingin kehidupan rakyat Jawa Tengah makin sejahtera. Jalan dan jembatan makin memadai sehingga aksesibilitas dan mobilitas orang dan barang dari dan ke desa makin lancar.

Kemudian sarana prasarana fasilitas umum untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat juga makin baik. Pun ketersediaan pangannya mencukupi serta tempat tinggalnya layak untuk dihuni. Yang tidak kalah penting adalah adanya kesempatan dan ruang-ruang berkreasi bagi masyarakat yang tersedia dengan baik.

Nyala kreativitas di tingkat desa harus dihidupkan agar potensi desa makin optimal sehingga pada gilirannya masyarakat desa makin mandiri dan sejahtera kehidupannya.

Pada prinsipnya masyarakat kita harus betul-betul dapat hidup secara baik, sehat dan sejahtera. Kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan harus kita atasi… dan lawan ! Apalagi di Jateng angka kemiskinan masih cukup tinggi.

Tahun 2016 angka kemiskinan sebesar 4 13,19% dari total jumlah penduduk. Sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 4,63% dari Angkatan Kerja. Kemudian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Tengah Tahun 2015 berada pada angka 69,49. Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada tahun 2016 (yoy) sebesar 5,28% dengan angka laju inflasi (yoy) sebesar 2,36%. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memiliki arah kebijakan untuk mengurangi penduduk miskin yang diprioritaskan pada wilayah Kabupaten/ Kota dengan persentase penduduk miskin di atas rata-rata Jawa Tengah.

“Untuk itulah, kita telah, sedang dan terus melakukan peningkatan sinergitas dan harmonisasi program pengurangan kemiskinan dan pengangguran berdimensi kewilayahan dengan pelibatan berbagai OPD dengan strategi pengurangan beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan masyarakat miskin,” kata Gubernur Ganjar Pranowo.

Kita berikan bea siswa bagi anak dari keluarga miskin. Kita bantu pembangunan untuk RTLH. Kita berikan jamkesda untuk yang non kuota, dan kita berikan pendampingan serta 5 pemberdayaan bagi pelaku UMKM dan para kadang tani. Program ini yang harus disengkuyung bareng-bareng. Ke depan kita harapkan, RTLH perlu ditingkatkan jumlah unit-unitnya, baik melalui stimulan APBN, APBD Provinsi dan Kabupaten/Kota maupun CSR dengan didukung swadaya masyarakat. Begitu pula akses jamban masyarakat harus terus diperhatikan dan ditingkatkan pula. Masyarakat tidak boleh lagi BAB sembarangan. Ajak masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat, termasuk tidak membuang sampah sembarangan, apalagi di sungaisungai. Ini perilaku yang tidak sehat dan membahayakan kelestarian lingkungan.

Pada akhirnya melalui TMMD ini, mari kita optimalkan berbagai program kegiatan lintas sektoral guna membantu penanggulangan kemiskinan, pengangguran dan penyelesaian PR-PR kita lainnya di Jawa Tengah. Kita ingin desa-desa di Jateng makin maju dan mandiri dengan tetap mempertahankannya sebagai sebuah entitas unik, dengan kearifan lokal yang selalu terjaga. Desane maju, fasilitas pelayanan dasar masyarakat komplet, SDM makin berkualitas unggul, mandiri, punya spiritualitas tinggi, nggak ada narkoba, kreatif dan inovatif serta berkarakter kebangsaan yang kuat. Lan sing ora kalah penting, kabudayane tansah lestari. Itu baru luar biasa. Saatnya kita lanjutkan karya bhakti dan pengabdian pada Ibu Pertiwi. Bersama kita tingkatkan kesejahteraan masyarakat perdesaan di negara.

“Pemkab Blora juga minta ijin kepada Perhutani tentang pembangunan jalan hutan di wilayah desa. Saya doakan semoga warga masyarakat desa Jegong semuanya sehat, yang sedang sekolah saya minta yang rajin, semoga sukses,” tambah  Bupati Blora yang akarab disapa Kokok.

TMMD ditandai penyerahan peralatan secara simbolis kepada perwakilan warga masyarakat dan TNI. Sebagai tanda dimulai pelaksanaan dipukul kentongan oleh Bupati Blora Djoko Nugroho.

Pada kesempatan tersebu Bupati Blora meminta agar warga desa Jegong mendukung sehingga pelaksanan TMMD Tahap 1 bisa berjalan sesuai rencana.

Bupati juga menyerahkan bantuan sejumlah closed dan semen untuk warga masyarakat. Dilanjutkan penanaman pohon di sekitar lokasi lapangan upacara.

Dandim Blora Letkol Susilo melalui Pasiter Kapten Chb Surana selaku Perwira Pelaksanaan menyampaikan sasaran kegiatan TMMD fisik dan non fisik. Untuk fisik antara lain Jalan Makadam Panjang 1.300 Meter  X Lebar 2,5 Meter, Talud Panjang  200 Meter X Lebar 1 Meter, Plat Beton Panjang 3,5 Meter X Tinggi 1 Meter X Lebar 1 Meter sebanyak 5 unit, Drainase MD 60 Panjang 150 Meter.

 “Sedangkan untuk kegiatan fisik diisi dengan kegiatan penyuluhan-penyuluhan dari dinas instansi terkait,” jelasnya. 

Kegiatan TMMD sengkuyung Tahap I tersebut akan dilaksanakan ditutup pada Kamis, 04 Mei 2017.

Hadir pada upacara pembukaan pimpinan OPD se Pemkab Blora, Forkopimda, Forkopimcam Jati dan jajaran pimpinan dan perangkat desa Jegong dan sekitarnya.

Peserta upacara terdiri dari sejumlah peleton TNI, Polri, Satpol PP dan Pelajar.  (Dinkominfo Kab. Blora). 

Selama Ramadhan, Pegawai OPD Blora Bekerja 32,5 Jam Dalam Satu Minggu 

Selama bulan Ramadhan Tahun 1438 Hijriyah / 2017 Masehi jam kerja pegawai di  Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Blora berjumlah 32,5 jam dalam satu minggu untuk lima atau enam hari kerja.

Selengkapnya...

Kodim Blora Gelar Turnamen Sepak Bola Ramadhan Cup III

Sejumlah 48 tim sepak bola yang ada di wilayah Teritorial Kodim 0721/Blora mengikuti Turnamen sepak bola Ramadhan Cup III merebutkan Piala Dandim 0721/Blora tahun 2017. Turnamen berlangsung di Lapangan Sepak Bola PPSDM Migas Karang Boyo Cepu, Sabtu (27/05/2017).

Selengkapnya...

Polres Blora dan Satpol PP Gelar Operasi Cipta Kondisi Jelang Ramadhan

Polres Blora dan Satpol PP Blora menggelar operasi gabungan menjelang  Ramadhan tahun 2017. Operasi Cipta Kondisi dilaksanakan antara lain di sejumlah lokasi seperti kost-kostan, perhotelan dan tempat hiburan malam.

Selengkapnya...

Warga Dimbau Hemat Penggunaan Air Bersih

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora mulai bersiaga guna meminimalisir dampak kekeringan akibat datangnya musim kemarau tahun ini. Kepala Pelaksana BPBD Blora Sri Rahayu mengimbau agar warga masyarakat Kabupaten Blora mulai menghemat penggunaan air bersih dan mewaspadai potensi kebakaran di lahan kering. 

Selengkapnya...

Koramil Kradenan dan Warga Desa Mojorembun Kerja Bhakti Urug Jalan 

Anggota Babinsa Koramil 10/Kradenan bersama Babinkamtibmas, perangkat Desa dan masyarakat Dukuh Sendangtliko RT 03/ RW 01, Desa Mojorembun meaksanakan  gotong royong urug jalan. Pengurugan dilakukan karena kondisi jalan rawan bagi pengendara akibat berlubang sepanjang 300 meter. 

Selengkapnya...

Ruang Data Center Selesai Direhab, OPD Diimbau Simpan Data Server Agar Aman

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Blora Drs. Sugiyono, MSi mengimbau kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayah Kabupaten setempat agar menyimpan data server di  pusat data center yang berada di ruang Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).    

Selengkapnya...

Kampung Konservasi Kelor Menarik Perhatian Publik

Kabupaten Blora berhasil menarik perhatian publik dunia, salah satunya memiliki Kampung Konservasi Kelor bernutrisi tinggi di wilayah Desa Ngawenombo Kecamatan Kunduran.

Selengkapnya...

Kerajinan Miniatur Kelurahan Ngelo Prospektif Dikembangkan

Wakil Bupati Blora Arief Rohman tertarik kerajinan miniatur mobil dari bahan bambu di Kelurahan Ngelo, Kecamatan Cepu. Sebab, hasil pembuatan miniatur dari bambu memiliki pembeda. Dalam pembuatannya, kerajinan ini sangat detail hingga berbentuk seperti nyata.

Selengkapnya...

Kemendes PDTT Tertarik Kembangkan Wisata Kedungpupur 

Potensi Wana Wisata Migas Kedungpupur di Desa Ledok Kecamatan Sambong Kabupaten Blora terus menjadi perhatian berbagai stakeholder. Setelah bulan lalu Pertamina EP Asset 4 Cepu berminat mengucurkan dana CSR ratusan juta untuk pengembangan Kedungpupur, kini giliran Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang terpikat. 

Selengkapnya...

Gelar Festival Seni Barongan Gaprak

Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora bersama Komunitas Seni Budaya Blora (KSB) menyelenggarakan gelar seni pertunjukan rakyat (Gesper) Festival Barongan Gaprak di panggung hiburan Blok T Blora, Sabtu (20/5). Kegiatan itu dihelat bertepatan momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2017.

Selengkapnya...

Gagak Rimang

Video Gallery


barong_p1.flv barong_p1.flv
Duration: 353
Date: October 18, 2014
Views: 0

barong_p2.flv barong_p2.flv
Duration: 266
Date: October 18, 2014
Views: 0

Link Daerah

   
 Badan Penanaman Modal dan Perijinan Kabupaten BLora    
     
 

 

     
   
     

S I M


Link Kecamatan