BUPATI dan DPRD SEPAKATI 4 RANPERDA

DPRD Kab. Blora menyelenggarakan Rapat Paripurna dengan agenda acara pembahasan bersama antara Bupati Blora dengan DPRD Kab. Blora tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kab. Blora dan Penyampaian Ranperda tentang APBD Tahun Anggaran 2017 disertai Nota Keuangannya. Rapat digelar di ruang rapat utama Kantor DPRD. Kab. Blora, Senin (28/11).

Dalam rapat tersebut, Bupati Blora bersama DPRD Kab. Blora menyepakati 4 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Ranperda tersebut yaitu Ranperda tentang Ketertiban Umum, Ranperda tentang Pencabutan Perda Nomor 7 Tahun 2002 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Desa dan Pamong Desa, Ranperda tentang Penyelenggaraan Perlindungan Korban Kekerasan Berbasis Gender dan Anak, Ranperda tentang Tanggungjawab Sosial Perusahaan.

Dalam rangka pembentukan Ranperda, DPRD Kab. Blora membentuk 2 Panitia Khusus (Pansus) dengan tugas dan tanggungjawab masing-masing. Pansus satu bertugas membahas 3 Ranperda yaitu, Ranperda tentang Ketertiban Umum, Ranperda tentang Pencabutan Perda Nomor 7 Tahun 2002 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Desa dan Pamong Desa, Ranperda tentang Penyelenggaraan Perlindungan Korban Kekerasan Berbasis Gender dan Anak.

Pansus dua bertugas membahas 2 Ranperda, yaitu Ranperda tentang Tanggungjawab Sosial Perusahaan, Ranperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kab. Blora Pada Badan Usaha Milik Daerah Tahun 2017-2021.

“Dalam melaksanakan tugasnya hingga saat ini ada 4 Ranperda yang proses pembahasannya telah memasuki pembicaraan pada tingkat dua untuk diambil keputusan-keputusan, masih ada sisa 1 Ranperda yang memerlukan pembahasan lebih lanjut,” kata Ketua DPRD Kab. Blora Bambang Susilo.

Sedangkan Ranperda tentang Penyertaaan Modal Pemerintah Kab. Blora pada Badan Usaha Milik Daerah Tahun 2017-2021 masih perlu pembahasan lanjutan, karena banyak terdapat kekurangan baik secara substantif maupun materi Ranperda itu sendiri, jelasnya.

Bupati Blora Djoko Nugroho dalam sambutannya, mengatakan, Ranperda tentang Ketertiban Umum menyangkut tugas Satpol PP. Suah saatnya Blora tertib sudah saatnya Blora sehat.

“Yang paling parah Cepu, kedepan tempat-tempat tertentu akan ditertibkan. Taman seribu lampu dan pasar adalah tempat yang paling kumuh. Mungkin saudara-saudara kita akan mendengar kegaduhan antara aparat kita dengan masyarakat. Namun seyogyanya niat kita adalah baik,” katanya.

Sedangkan substansi tentang Nota Keuangan Ranperda APBD Kab. Blora Tahun 2017. Dalam Rencana Pendapatan Daerah dalam Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) sebesar Rp. 1.902.921.446.000,-, dengan rincian Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp. 190.393.348.000,-, Dana Perimbangan sebesar Rp. 1.375.420.824.000,-, Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah Rp. 337.107.274.000,-.

Dalam penyusunan Belanja Daerah memperhatikan prinsip efisiensi dengan tetap mengutamakan kepentingan masyaraka. Belanja Daerah pada RAPBD Tahun 2017 sebesar Rp. 1.937.921.446.000,-, dengan rincian Belanja Tidak Langsung sebesar Rp. 1.216.247.892.000,-, Belanja Langsung sebesar Rp. 721.673.553.500,-,

Adapun Pembiayaan Daerah pada RAPBD Tahun 2017 yang dianggarakan, untuk Rencana Peneriamaan Pembiayaan dianggarkan sebesar 35 milyar rupiah yang besarannya sama dengan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Pada Tahun Sebelumnya (Silpa). Rancangan Pengeluaran Pembiayaan yang dianggarkan sebesar 35 milyar rupiah.

“Dari perhitungan tersebut struktur anggaran RAPBD Tahun 2017 mengalami defisit sebesar 35 milyar rupiah. Defisit ini dapat ditutup dengan Pembiayaan Netto sebesar dengan jumlah yang sama, sehingga secara riil pada RAPBD Tahun 2017 memiliki Silpa sebesar nol rupiah,” jelasnya.

Dari perhitungan tersebut berarti RAPBD KAB. Blora Tahun 2017 tidak mengalami defisit riil sehingga tidak perlu menutup defisit tersebut dari sumber pembiayaan lain, pungkasnya. (DPPKKI Kab. Blora)

Populasi Sapi di Kabupaten Blora Meningkat Lima Persen

Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora menyatakan dalam setahun (2015-2016) populasi sapi  di wilayah setempat meningkat hingga lima persen. Demikian hal itu disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Blora Wahyu Agustini melalui Kepala Bidang Peternakan, Budiman, didampingi Kasi Produksi Peternakan, Tulus Setyono, di Blora, Senin (23/01/2017).

Selengkapnya...

PPDI Blora Perjuangkan Masa Kerja Hingga Usia 60 Tahun

Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Blora memperjuangkan masa kerja hingga usia 60 tahun, bukan selama 20 tahun. Didampingi pengurus PPDI Provinsi Jawa Tengah, PPDI Kab Blora menemui Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Senin (23/1).

Selengkapnya...

 UNBK Siap Dilaksanakan di Kabupaten Blora

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Blora menyatakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) siap dilaksanakan pihak sekolah di wilayah setempat. Demikian hal itu disampaikan Kepala Disdik Achmad Wardoyo didampingi Sekdin Disdik Sugiyanto pada sosialisasi UNBK yang berlangsung di ruang pertemuan kantor setempat, Kamis (19/01).

Selengkapnya...

Tim Saber Pungli Kabupaten Blora Terbentuk

Bupati Blora Djoko Nugroho menyatakan setelah terbentuk Tim Satuan Tugas Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) di Kabupaten Blora tidak ada lagi dugaan praktik pungli yang dilakukan oleh oknum-oknum di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Blora.

Selengkapnya...

Dinporabudpar Blora Susun Kalender Event

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora, Kunto Aji mengemukakan geliat pariwisata di wilayah setempat makin diminati wisatawan. Oleh karenanya akan lebih intensif dilakukan penataan dan disusun dalam kelender event.

Selengkapnya...

KABUPATEN BLORA PILOT PROJECT CCS

Kabupaten Blora ditunjuk menjadi pilot project penerapan teknologi tangkap, angkut, simpan karbon atau carbon capture and storage (CCS). Program ini digagas Institut Teknologi Bandung (ITB) bekerja sama dengan Pemerintah Jepang.

Selengkapnya...

Ketua Persit Blora Ajak Tanam Cabai

Ketua Persatuan Istri (Persit) Kartika Chandra Kirana Cabang XLII Kodim 0721/Blora Yulia Susilo beserta anggota melaksanakan penanaman bibit cabai pada media polybag di halaman kantor Makodim, Rabu (18/01).

Selengkapnya...

Blora Potensi Kembangkan Budidaya White Melon

Ketua Koperasi Cahaya Wiratagama Mandiri Kecamatan Ngawen Pujianto mengungkapkan telah berhasil membudidayakan White Melon di enam wilayah Kecamatan di Kabupaten Blora. Buah berwarna putih  dan berukuran besar itu beken disebut Timun Jepang.

Selengkapnya...

PENELUSURAN CAGAR BUDAYA PECINAN BLORA DAN SEKITARNYA

SEKILAS TENTANG PECINAN DI INDONESIA

Hampir seluruh kota di Indonesia memiliki Kawasan Pecinan yang memiliki fungsi sebagai kawasan sentra perdagangan dan permukiman bagi etnis Cina. Tipikal kota-kota Jawa pada masa kolonial ditinjau dari tata ruang dan bangunannya terdiri atas alun-alun, masjid, kantor pemerintahan, penjara, dan kampung Cina.

Selengkapnya...

Festival Sedulur Sikep Samin di Sambongrejo

Festival Sedulur Sikep digelar Komunitas Samin di Desa Sambongrejo, Kecamatan Sambong, Sejumlah kegiatan diadakan dalam festival yang baru kali pertama diselenggarakan tersebut.

Selengkapnya...

Video Gallery


barong_p1.flv barong_p1.flv
Duration: 353
Date: October 18, 2014
Views: 0

barong_p2.flv barong_p2.flv
Duration: 266
Date: October 18, 2014
Views: 0

Link Daerah

   
 Badan Penanaman Modal dan Perijinan Kabupaten BLora    
     
 

 

     
   

S I M