BLORA BELAJAR AKUNTABILITAS PEMERINTAHAN KE BANYUWANGI 

Pemkab Blora melalui Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Setda Blora melakukan studi tiru tentang akuntabilitas pemerintahan di Pemkab Banyuwangi, Jawa Timur. 

“Kami berangkat ke Banyuwangi bersama beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya untuk studi tiru tentang penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sakip) dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Lakip),” ucap Kabag Ortala, Riyatno, Selasa (16/5/2017). 

Menurut Riyatno, OPD yang akan diajak adalah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), Inspektorat serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo). 

Ketika ditanya alasan mengapa memilih studi tiru ke Banyuwangi, pihaknya menyatakan bahwa Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur merupakan satu-satunya kabupaten sekaligus pertama di Indonesia yang mendapatkan nilai A dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) tentang penerapan Sakip-Lakip. 

“Banyuwangi pada bulan Januari 2017 lalu memperoleh nilai A dari Kemenpan-RB, karena penerapan Sakip-Lakip di kabupaten ujung timur pulau Jawa tahun 2016 ini paling baik di antara kabupaten lainnya di Indonesia. Sementara untuk Blora hanya dapat nilai CC, sehingga harus belajar kesana,” lanjut Riyatno. 

Dengan studi tiru ke Banyuwangi tersebut, nantinya ia berharap Blora bisa meniru pelaksanaan Sakip-Lakip yang ada disana. Sehingga kedepan Kabupaten Blora minimal nilainya bisa naik menjadi B. 

Untuk diketahui, Sakip adalah sistem yang merupakan integrasi dari sistem perencanaan, sistem penganggaran dan sistem pelaporan kinerja yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan. Terdapat empat fokus pelaporan dan evaluasi, yaitu laporan anggaran, kinerja output program pembangunan, kinerja outcome program, dan kinerja sasaran. Paradigma pemerintahan digeser bukan lagi pada berapa anggaran yang disiapkan dan dihabiskan, tapi berapa besar kinerja dihasilkan. 

Sedangkan Lakip adalah wujud pertanggungjawaban pejabat publik kepada masyarakat tentang kinerja lembaga pemerintah selama satu tahun anggaran. Proses kinerja setiap organisasi perangkat daerah diukur, dievaluasi, dianalisis dan dijabarkan dalam bentuk Lakip. Lakip merupakan produk akhir Sakip yang menggambarkan kinerja yang dicapai oleh suatu instansi pemerintah atas pelaksanaan program dan kegiatan yang dibiayai APBN/APBD. 

“Manfaat dari Lakip bisa dijadikan bahan evaluasi terhadap instansi pemerintah yang bersangkutan selama satu tahun anggaran. Sehingga masyarakat bisa memahami apa saja yang dilakukan pemerintah daam satu tahun anggaran. Kami menargetkan Pemkab Blora mendapatkan nilai B Sakip-Lakip. Untuk mewujudkan hal itu, perlu adanya kesatuan gerak sejumlah OPD terkait karena Sakip-Lakip saling terintegrasi antar OPD,” tandasnya.

Pada bulan Maret lalu Blora belajar tentang kehumasan dan kepariwisataan ke Banyuwangi. (Dinkominfo Kab. Blora | Tim)  

Dinkes Blora Gelar Rakor Pencanangan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Kesehatan menggelar rapat koordinasi (rakor) pencanangan gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS) tingkat Kabupaten Blora. Rakor dipimpin Sekretaris Dinkes Blora Slamet Sucahyo,SH mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora dr. Henny Indriyanti M.Kes, di aula kantor setempat, Kamis (20/7).

Selengkapnya...

DATA CALON KEPALA DESA DALAM PILKADES SERENTAK DI KABUPATEN BLORA TAHUN 2017

1.  Desa Buluroto, Kecamatan Banjarejo :

      Jumlah Calon    :  2.

      Nomor Urut  1  :   SRI MULYANI HANDAYANI.                   (Tanda Gambar : Foto)

      Nomor Urut  2   :   MARGONO.                                       (Tanda Gambar : Foto).

Selengkapnya...

Dinkes dan Kodim Blora Selenggarakan Khitanan Massal Gratis

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora bekerjasama dengan KODIM Blora dan  Poltekkes Kemenkes Semarang Kampus IV Blora menyelenggarakan kegiatan khitanan massal gratis yang dilaksanakan di aula aula Poltekkes Kemenkes Semarang Kampus IV Blora, Sabtu (15/7).

Selengkapnya...

Dinkominfo Sosialisasi Ketentuan Bidang Cukai Tembakau Melalui Media Wayang Kulit

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Blora menyelenggarakan sosialisasi ketentuan bidang cukai tembakau (DBHCT) melalui pagelaran wayang kulit di desa Mendenrejo Kecamatan Kradenan, Jumat (14/7). Dalam sosialisasi tersebut menampilkan dua orang dalang dari wilayah setempat, yakni Ki Sutarno,S.Pd dan Ki Sukandar (Kades Mendenrejo). Lakon yang ditampilkan Kresno Gugah.

Selengkapnya...

Kapolres dan Dandim Blora Jalin Silaturahmi Untuk Sinergitas

Setelah dilantik secara resmi menjadi Kapolres Blora menggantikan pejabat lama AKBP Surisman, S.I.K, M.H. Kapolres AKBP Saptono, S.I.K, M.H mengagendakan sejumlah kunjungan, baik di internal Polres maupun dengan instansi lain di Kabupaten Blora.

Selengkapnya...

Peresmian Kantor Samsat Randublatung

Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K, M.H bersama Bupati Blora Djoko Nugroho yang diwakili Sekertaris Daerah (Sekda) Drs. Bondan Sukarno, MM meresmikan Kantor Pelayanan Samsat di Kantor Samsat baru Kecamatan Randublatung, Rabu (19/7). Peresmian dinilai sangat penting agar perpanjangan pajak kendaraan tidak harus ke Kabupaten Blora atau ke Kecamatan Cepu.

Selengkapnya...

Manfaatkan Limbah Kayu Jati Untuk Kerajinan

Limbah kayu jati dimanfaatkan membuat kerajinan miniatur kapal oleh Heri (41), salah seorang perajin asal Kelurahan Kauman RT 05 / RW 02 Kecamatan Blora. Dari usaha kerajinan yang digelutinya memunculkan produk miniatur kapal pinisi Heri Craft.

Selengkapnya...

Pameran Produk UMKM Ajang Promo Pariwisata Pakundjembara  

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata Kabupaten Blora, Drs. Kunto Aji mengemukakan produk UMKM  yang dipamerkan dalam event bersama Kabupaten Blora, Kudus, Demak, Jepara, Pati dan rembang (Pakudjembara) diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pengembangan sektor pariwisata di wilayah setempat. Baik wisata alam, kuliner, oleh-oleh dan souvenirnya.

Selengkapnya...

LOMBA BARONGAN ANAK SEMARAKKAN EVENT PAKUDJEMBARA

Antusiasme warga tampak dalam pagelaran lomba Festival Barong Anak Kabupaten Blora 2017 di komplek Alun-Alun Blora yang dimulai pagi tadi, Sabtu (15/7). Sebanyak 10 peserta memeriahkan festival tersebut, yaitu SDN 2 Tamanrejo, SDN 4 Menden, SDN 2 Tempel, SDN 2 Jiken, SDN Kedung Jenar, SDN 2 Ngawen, SDN 1 Tutup, SDN 1 Banjarejo, SDN Tempelan dan SDN 1 Sambong.

Selengkapnya...

Kawasan Wisata Religi Makam Sunan Pojok Mulai Ditata 

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Blora Drs. Kunto Aji mengatakan penataan kawasan Makam Sunan Pojok Kota Blora mulai dilaksanakan sejak hari Selasa (30/5). Sejumlah pekerja melakukan pemasangan pagar dari seng sebagai batas pengerjaan proyek. Penataan itu dianggarkan melalui APBD Kabupaten tahun 2017 sebesar Rp833.000.000,00.

Selengkapnya...

Gagak Rimang

Video Gallery


barong_p1.flv barong_p1.flv
Duration: 353
Date: October 18, 2014
Views: 0

barong_p2.flv barong_p2.flv
Duration: 266
Date: October 18, 2014
Views: 0

Link Daerah

   
 Badan Penanaman Modal dan Perijinan Kabupaten BLora    
     
 

 

     
   
     

S I M


Link Kecamatan