RANPERDA APBD BLORA TAHUN 2017 DISEPAKATI

Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2017 disepakati Bupati dan DPRD Kab. Blora, Selasa (29/11).

Setelah dilakukan rapat di ruang rapat utama DPRD Kab. Blora, dengan agenda acara pemandangan umum fraksi-fraksi tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang RAPBD Kab. Blora tahun anggaran 2017. Kemudian dilanjut dengan Jawaban Bupati atas pemandangan umum fraksi-fraksi. Akhirnya, Bupati dan DPRD Kab. Blora menyetujui Ranperda tentang APBD Tahun Anggaran 2017.

Ketua DPRD Kab. Blora, Bambang Susilo selaku pimpinan sidang, mengatakan, setelah disetujuinya RAPBD Kab. Blora Tahun Anggaran 2017, maka setelah 3 (tiga) hari harus dikirim ke Gubernur Jawa Tengah untuk dimintakan evaluasi dalam kurun waktu 15 hari. Kemudian RAPBD tersebut baru ditetapkan menjadi APBD.

“Dengan terbitnya RAPBD tepat waktu ini, harapan kami pembangunan di Kab. Blora akan segera mulai diawal tahun seperti tahun 2016,” katanya.

Terkait dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru akan diumumkan diakhir tahun. DPRD berharap, bisa bekerja lebih cepat sehingga kegiatan-kegiatan dimasing-masing SKPD bisa terlaksana.

“Kami berharap SKPD ini tidak molor-molor khususnya kegiatan infrastruktur yang banyak ditunggu masyarakat,” harapnya.

Ditanya bilamana penetapan APBD Blora lebih cepat dibandingkan APBD Provinsi Jawa Tengah. Bambang menjelaskan, apabila nanti dalam perjalanan ada bantuan keuangan provinsi ke Kab. Blora. Maka, didalam penjabaran APBD, Bupati akan menjelaskan disitu bahwa Kab. Blora mendapatkan bantuan dari Provinsi sekian milyar. Jadi, tidak menunggu APBD perubahan, tandasnya.

Terkait OPD baru, Bupati Djoko Nugroho menjelaskan bahwa OPD dilakukan dalam rangka penajaman dimana sebelumnya telah dilakukan evaluasi. Sedangkan untuk mengukur hasil dari mutasi pejabat, menurutnya adalah hasil karya pembangunan di Kab. Blora. Kalau bangunannya tidak benar berarti mutasinya tidak benar, katanya.

“Dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan dipecah menjadi 2 Dinas, karena keduanya sangat penting dan itu mengurusi kebutuhan mendasar masyarakat. Pertanian digabung dengan Perkebunan, kemudian Peternakan digabung Perikanan. Kami harapkan Peningkatan Belanja Daerah. InsyaAllah hasilnya nanti akan lebih bagus,” harapnya. (DPPKKI Kab. Blora)

Sebanyak 79.432 Ekor Sapi di Kabupaten Blora Jadi Sasaran Upsus Siwab

Kabupaten Blora mendapatkan kuota sebanyak 79.432 ekor sapi wajib bunting pada Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab). Program tersebut merupakan program nasional yang telah dicanangkan Presiden Jokowi belum lama ini.

Selengkapnya...

Kerangka Manusia Prasejarah Goa Kidang Akan Dibuat Replika

Ketua Tim Pola Okupasi Balai Arkeologi (Balar) Yogyakarta Dra. Indah Asikin Nurani. M.Hum mengatakan kerangka manusia prasejarah di Goa Kidang, Desa Tinapan, Kecamatan Todanan akan dibuat replika setelah berhasil diangkat dan dipreparasi.

Selengkapnya...

Tim Dalprog Kodam IV Diponegoro Berkunjung ke Kodim Blora

Tim Pengawasan dan Pengendalian Program (Dalprog) Kodam IV/Diponegoro yang dipimpin Asrendam IV/Diponegoro Kolonel Inf Tyas Koesharjadi dan rombongan melakukan kunjungan kerja di wilayah Kodim 0721/Blora.

Selengkapnya...

150 Siswa SMK di Blora Mengikuti Latihan Bela Negara

Sebanyak 150 siswa perwakilan dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se Kabupaten Blora mengikuti pedidikan dan pelatihan bela negara yang diselenggarakan oleh Kantor Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bekerja sama dengan Kodim 0721 Blora.

Selengkapnya...

Polres dan Kesbangpol Blora Sosialisasi P4GN

Para pengedar narkoba dan obat-obatan terlarang tidak pandang bulu menjadikan berbagai elemen masyarakat sebagai sasaran peredaran narkotika. Tidak terkecuali para blandong atau penebang kayu di kawasan hutan. Mereka merayu para blandong agar mengonsumsi narkoba guna meningkatkan stamina.

Selengkapnya...

Dinkominfo Blora Mengikuti Raker Operasional Materiil Sandi

Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) Republik Indonesia menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Operasional Materiil Sandi di Hotel Royal Kuningan Jakarta. Raker diikuti 150 peserta yang terdiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten/Kota perwakilan Provinsi se Indonesia.

Selengkapnya...

Harga Hewan Kambing di Pasar Pon Blora Menurun

Harga hewan kambing di Pasar Pon Blora mengalami penurunan sejak tiga bulan lalu. Hal itu menyebabkan transaksi jual beli hewan kambing sepi dan para penjual hewan (blantik) tidak lagi memikirkan keuntungan yang tinggi.

Selengkapnya...

Desa Tanggel Berpotensi Dikembangkan Menjadi Pusat Buah Jeruk 

Direktur Buah dan Florikultura Ditjen Holtikultura Kementerian Pertanian Dr. Ir. Sarwo Edhy MM dan Kepala Subdit Tanaman Jeruk, Perdu dan Pohon Ir. Widodo Heru M.Sc bersama tim meninjau potensi buah jeruk siam di Desa Tanggel Kecamatan Randublatung.

Selengkapnya...

Dinporabudpar Blora Gelar Rakor Pengelolaan Cagar Budaya

Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Cagar Budaya.

Selengkapnya...

Taman Tirtonadi Blora Dilengkapi Aneka Satwa Burung

Aneka jenis satwa burung ditempatkan dan dipelihara di Taman Tirtonadi Kabupaten Blora. Selain satwa burung dan kolam renang, juga difasilitasi kuliner dan tempat yang representative.

Selengkapnya...

Video Gallery


barong_p1.flv barong_p1.flv
Duration: 353
Date: October 18, 2014
Views: 0

barong_p2.flv barong_p2.flv
Duration: 266
Date: October 18, 2014
Views: 0

Link Daerah

   
 Badan Penanaman Modal dan Perijinan Kabupaten BLora    
     
 

 

     
   

S I M