BUPATI BLORA DAN DPRD SEPAKATI KUA-PPAS APBD 2017

Bupati Blora dengan DPRD Kab. Blora menandatangani Nota Kesepakatan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kab. Blora Tahun Anggaran (TA) 2017.

Rapat Paripurna DPRD Kab. Blora di pendopo Kantor DPRD Kab. Blora, Senin (7/11), dipimpin Ketua DPRD Kab. Blora Bambang Susilo.

Bambang, menjelaskan, Proses penyusunan APBD didahului dengan penyampaian Rancangan Kebijakan Umum APBD dan PPAS oleh pemerintah daerah kepada DPRD untuk dibahas dan disepakati bersama.

Pada Juni lalu Pemkab. Blora telah mengirimkan Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2017 sesuai dengan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang lama. Selanjutnya secara resmi telah diserahkan oleh Bupati Blora kepada DPRD pada tanggal 1 Juli 2016. Sejalan dengan pembahasan Ranperda tentang Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berdasar PP 18 tahun 2016 maka pemerintah daerah telah kembali mengirim KUA-PPAS tahun anggaran 2017 disesuaikan dengan Ranperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kab. Blora.

Sesusai mekanismenya, setelah Rancangan KUA-PPAS dimaksud dilakukan pembahasan, maka perlu untuk disepakati bersama dan dituangkan  dalam Nota Kesepakatan antara Bupati Blora dengan DPRD. Nota kesepakatan dimaksud selanjutnya akan dipergunakan sebagai pedoman agar untuk penyusunan Rancangan Kerja Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKA SKPD) dan Rancangan Kerja Anggaran Pejabat Pengelola Keuangan Daerah (RKA-PPKD) serta dipergunakan dasar untuk menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Tahun Anggaran 2017 disertai Nota Keuangannya,” jelasnya.

Lebihlanjut Bambang menjelaskan, Pembahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2017 telah dilaksanakan secara bertahap, berawal ditingkat komisi, intern Badan Anggaran maupun Badan Anggaran Bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Dalam pembahasan telah disepakati tentang sinkronisasi struktur KUA-PPAS Tahun Anggaran 2017 yang terkait dengan jumlah Pendapatan Daerah, Belanja Daerah, Pembiayaan Daerah maupun Alokasi Anggaran untuk SKPD di Kab. Blora.

“Hasil pembahasan tersebut akan dilaporkan untuk dimintakan persetujuan akhir dan selanjutnya dituangkan dalam Nota Kesepakatan Bersama antara Bupati Blora dengan DPRD,” katanya.

Juru bicara Badan Anggaran DPRD, Siswanto, menuturkan, Pendaptan Daerah Tahun Anggaran 2017 diproyeksikan sebesar Rp. 1.982.801.446.000,- (Satu trilyun sembilan ratus delapan puluh dua milyar delapan ratus satu juta empat ratus empat puluh enam ribu rupiah). Pendapatan Daerah tersebut diproyeksikan dari Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp. 190.393.348.000,- (Seratus sembilan puluh milyar tiga ratus sembilan puluh tiga juta tiga ratus empat puluh delapan ribu rupiah). Dana Perimbangan Rp. 1.385.420.824.000,- (Satu trilyun tiga ratus delapan puluh lima milyar empat ratus dua puluh juta dealapan ratus dua puluh empat ribu rupiah). Lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp. 406.987.274.000,- (Empat ratus enam miyar sembilan ratus delapan puluh tujuh juta dua ratus tujuh empat ribu rupiah).

Belanja Daerah diproyeksikan sebesar Rp. 2.012.801.446.000,- (Dua trilyun dua belas milyar delapan ratus satu juta empat ratus empat puluh enam ribu rupiah).  Terdiri dari belanja tak langsung 1.204.870.586.000,- (Satu trilyun dua ratus empat milyar delapan ratus tjuh puluh juta lima ratus delapan puluh enam ribu rupiah). Belanja Langsung Rp. 807.930.860.000,- (Delapan ratus tujuh milyar sembilan ratus tiga puluh juta delapan ratus enam puluh ribu rupiah).

Dari perhitungan tersebut diproyeksikan akan mengalami defisit anggaran sebesar 30 milyar rupiah. Pembiayaan Netto direncanakan sebesar 30 milyar rupiah. Sehingga Silpa Tahun Anggaran 2017 diproyeksikan nol rupiah atau Nihil,” ujarnya.

Bupati Blora Djoko Nugroho mewakili jajaran eksekutif mengucapkan terima kasih kepada ketua para wakil ketua dan segenap anggota DPRD. Pimpinan SKPD pengampu segera menindaklanjuti pembuatan RKA dan tahapan-tahapan berikutnya.

Dalam sambutannya, Djoko Nugroho menuturkan, sebagaimana peraturan pemerintah Nomor 11 Tahun 2016 tentang OPD juga dipengaruhi keadaan ekonomi baik ditingkat pusat maupun lokal, maka yang sedianya KUA-PPAS sudah diserahkan bulan Juni lalu akhirnya dilakukan perbaikan-perbaikan.

Dari sisi pendapatan, lanjutnya berdasarkan OPD baru semula direncanakan Rp. 1.983.164.196.000,- (Satu trilyun sembilan ratus delapan puluh tiga milyar seratus enam puluh empat juta seratus sembilan puluh enam ribu), tidak memenuhinya target yang disebabkan karena menurunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp. 18.078.157.000,- (Delapan belas milyar tujuh puluh delapan juta seratus lima puluh tujuh ribu rupiah) yang diakibatkan berkurangnya pendapatan dari sektor retribusi daerah dan lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah.

Berkurangnya rencana lain-lain Pendapatan Daerah yang sah yaitu dari sektor dana penyesuaian dan otonomi khusus sebesar Rp. 247.898.131.000,- (Dua ratus empat puluh tujuh milyar delapan ratus sembilan puluh delapan juta seratus tiga puluh satu ribu rupiah).

“untuk mengantisipasi berkurangnya Belanja Daerah maka dilakukan penajaman prioritas program dan kegiatan, sehingga Belanja Daerah mengalami penurunan sebesar Rp. 167.335.977.900,- (Seratus enam puluh tujuh milyar tiga ratus tiga puluh lima juta sembilan ratus tujuh puluh tujuh ribu sembilan ratus rupiah) dan defisit Belanja sebesar 30 milyar rupiah.

Untuk menutup defisit Belanja daerah akan dibiayai dari penerimaan pembiayaan sisa lebih anggaran tahun 2016 atau Silpa yang diperkirakan sebesar 30 milyar rupiah, paparnya. (DPPKKI Kab. Blora)

TES KESEMAPTAAN JASMANI POLRES BLORA

Ratusan personil polisi dari kesatuan Polres Blora antusias saat mengikuti Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ) di lapangan Stadion Kridosono, Kabupaten Blora.

Selengkapnya...

Pelatihan Bela Negara Sukses Diselenggarakan

Pelatihan dan Pendidikan Bela Negara yang diselenggarakan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bekerja sama dengan KODIM 0721 Blora, sukses dilaksanakan. Kegiatan yang diikuti 150 siswa perwakilan SMK se Blora itu ditutup oleh pukul 16.00 WIB, Kamis (23/3) di lapangan Bhayangkara.

Selengkapnya...

Sebanyak 79.432 Ekor Sapi di Kabupaten Blora Jadi Sasaran Upsus Siwab

Kabupaten Blora mendapatkan kuota sebanyak 79.432 ekor sapi wajib bunting pada Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab). Program tersebut merupakan program nasional yang telah dicanangkan Presiden Jokowi belum lama ini.

Selengkapnya...

Kerangka Manusia Prasejarah Goa Kidang Akan Dibuat Replika

Ketua Tim Pola Okupasi Balai Arkeologi (Balar) Yogyakarta Dra. Indah Asikin Nurani. M.Hum mengatakan kerangka manusia prasejarah di Goa Kidang, Desa Tinapan, Kecamatan Todanan akan dibuat replika setelah berhasil diangkat dan dipreparasi.

Selengkapnya...

Tim Dalprog Kodam IV Diponegoro Berkunjung ke Kodim Blora

Tim Pengawasan dan Pengendalian Program (Dalprog) Kodam IV/Diponegoro yang dipimpin Asrendam IV/Diponegoro Kolonel Inf Tyas Koesharjadi dan rombongan melakukan kunjungan kerja di wilayah Kodim 0721/Blora.

Selengkapnya...

Tim Jepang dan ITB Siapkan Penerapan Teknologi CCS di Kabupaten Blora

Rencana penerapan teknologi ramah lingkungan untuk mengurangi efek rumah kaca dan mencegah pemanasan global dengan cara tangkap, angkut, dan simpan karbon atau Carbon Capture and Storage (CCS) menunjukan sinyal positif. Setelah disoalisasikan sejak Agustuas 2016 lalu, kini rencana penarapan teknologi CCS tersebut mulai memasuki tahapan survey lokasi. 

Selengkapnya...

Harga Hewan Kambing di Pasar Pon Blora Menurun

Harga hewan kambing di Pasar Pon Blora mengalami penurunan sejak tiga bulan lalu. Hal itu menyebabkan transaksi jual beli hewan kambing sepi dan para penjual hewan (blantik) tidak lagi memikirkan keuntungan yang tinggi.

Selengkapnya...

Desa Tanggel Berpotensi Dikembangkan Menjadi Pusat Buah Jeruk 

Direktur Buah dan Florikultura Ditjen Holtikultura Kementerian Pertanian Dr. Ir. Sarwo Edhy MM dan Kepala Subdit Tanaman Jeruk, Perdu dan Pohon Ir. Widodo Heru M.Sc bersama tim meninjau potensi buah jeruk siam di Desa Tanggel Kecamatan Randublatung.

Selengkapnya...

Dinporabudpar Blora Gelar Rakor Pengelolaan Cagar Budaya

Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Cagar Budaya.

Selengkapnya...

Taman Tirtonadi Blora Dilengkapi Aneka Satwa Burung

Aneka jenis satwa burung ditempatkan dan dipelihara di Taman Tirtonadi Kabupaten Blora. Selain satwa burung dan kolam renang, juga difasilitasi kuliner dan tempat yang representative.

Selengkapnya...

Video Gallery


barong_p1.flv barong_p1.flv
Duration: 353
Date: October 18, 2014
Views: 0

barong_p2.flv barong_p2.flv
Duration: 266
Date: October 18, 2014
Views: 0

Link Daerah

   
 Badan Penanaman Modal dan Perijinan Kabupaten BLora    
     
 

 

     
   

S I M