Pemkab Blora Siap Kawal Pembentukan Obyek Wisata Waduk Greneng

Pemerintah Kabupaten Blora menyatakan siap mengawal pembentukan kawasan wisata Waduk Greneng Kecamatan Tunjungan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Demikian pernyataan itu disampaikan Wakil Bupati Blora Arif Rohman.

“Pemkab siap untuk terus mengawal pembentukan kawasan wisata Greneng dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan,” kata Wakil Bupati Blora pada acara Lokakarya Pengembangan Destinasi Wisata Greneng Menuju Tujuan Kunjungan Wisata Blora 2018, Rabu, (16/11). 

Ia menilai Waduk Greneng dan beberapa potensi pariwisata di Desa Tunjungan, Kecamatan Tunjungan dan sekitarnya bisa diproyeksikan menjadi objek wisata unggulan Kabupaten Blora tahun 2018.

“Selain memiliki pemandangan alam yang bagus, di sekitar waduk terbesar di Blora ini terdapat banyak potensi yang bisa menarik wisatawan untuk datang,” ujar Wakil Bupati Arif Rohman.

Wakil Bupati juga meyerahkan bibit pohon jambu dan pepaya kepada perwakilan penduduk sekitar kebun buah. Ia berharap, masyarakat sekitar bisa ikut mengembangkan potensi buah-buahan. 

Kepala Desa Tunjungan, Yasir, mengatakan, meski ada banyak lokasi menarik yang dapat dikunjungi wisatawan namun potensi itu dibutuhkan keseriusan dan kemauan serta aksi nyata dari semua pihak untuk mengelola agar bisa menjadi daya tarik wisata.

Yasir menjelaskan, tidak hanya waduk saja yang bisa dimanfaatkan untuk wisata air, menurutnya di Desa Tunjungan ada beberapa potensi lainnya.

“Seperti kebun buah Klapanan yang letaknya di perbukitan, memiliki pemandangan yang bagus karena dibawahnya ada waduk. Lalu di bagian Barat ada kebun durian Nglawungan yang rasanya lebih enak daripada durian dari Ungaran. Ada juga wisata hutan, sumber air belerang, bukit gunung gedhek, kampung sapi Watulurung, industri UKM kerajinan tahu dan keripik singkong, serta kuliner,” jelas Yasir dalam paparannya.

Semua itu, kata Yasir, akan bisa dinikmati jika bisa dikelola bersama-sama menjadi sebuah kawasan wisata terpadu.

“Apalagi disini sudah ada investor yang mendirikan usaha kuliner dan kebun buah. Ini awal yang bagus,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Disbudpar Jateng Supomo SE, MK mengapresiasi potensi Desa Tunjungan yang dinilai luar biasa.

“Perlu kerja keras agar potensi ini benar-benar bisa dijadikan obyek andalan pariwisata. Pemerintah, investor dan masyarakat harus bersatu menyamakan persepsi tentang tujuan pembentukan objek wisata Greneng. Potensi akan tetap menjadi potensi kalau tidak dilanjutkan dengan aksi,” kata Supomo.

Ia menawarkan studi banding pengelolaan desa pariwisata ke Ponggok Klaten yang bisa menghasilkan uang miliaran rupiah setiap bulan.

“Pembentukan lokasi wisata itu tidak hanya tanggung jawab Kantor Pariwisata, tetapi seluruh komponen. Disini perlu adanya gerakan sadar wisata yang melibatkan masyarakat,” tandasnya.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Bappeda Samgautama Karnajaya, Kabid Pariwisata DPPKKI Sugianto, Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan (Dintanbunakikan) Reni Miharti, sejumlah pemangku kepentingan dari kalangan pelaku wisata, biro wisata, Perhutani, pengusaha hotel, restoran, dan duta wisata Kabupaten Blora 2016. (DPPKKI Kab Blora | ft : ib).

 

 

 UNBK Siap Dilaksanakan di Kabupaten Blora

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Blora menyatakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) siap dilaksanakan pihak sekolah di wilayah setempat. Demikian hal itu disampaikan Kepala Disdik Achmad Wardoyo didampingi Sekdin Disdik Sugiyanto pada sosialisasi UNBK yang berlangsung di ruang pertemuan kantor setempat, Kamis (19/01).

Selengkapnya...

Tim Saber Pungli Kabupaten Blora Terbentuk

Bupati Blora Djoko Nugroho menyatakan setelah terbentuk Tim Satuan Tugas Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) di Kabupaten Blora tidak ada lagi dugaan praktik pungli yang dilakukan oleh oknum-oknum di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Blora.

Selengkapnya...

Dinporabudpar Blora Susun Kalender Event

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora, Kunto Aji mengemukakan geliat pariwisata di wilayah setempat makin diminati wisatawan. Oleh karenanya akan lebih intensif dilakukan penataan dan disusun dalam kelender event.

Selengkapnya...

Dandim Blora Bersama Warga Desa Klopoduwur Tanam Bibit Kelapa 

Dalam rangka mensukseskan program penghijauan yang dicanangkan dari pemerintah pusat,  Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Susilo, S. Sos didampingi Pasiter Kapten Inf Surana bersama-sama Personel Koramil 03/Banjarejo, Polsek Banjarejo, Kepala UPTD Banjarejo,  pelajar dan masyarakat setempat melaksanakan penghijauan dengan menanam pohon Kelapa Hibrida di lokasi sekitar SDN Klopoduwur Blora, Selasa (17/01/2017). 

Selengkapnya...

Seorang Guru TK Menekuni Aktifitas Tambahan Menjadi Juru Parkir

Waktu senggang setelah mengajar di kelas dimaanfaatkan menjadi juru parkir. Itu dilakukan oleh Munajat, salah seorang guru Taman Kanak-Kanak (TK) Desa Bacem Kecamatan Jepon.

Selengkapnya...

Perawatan Alat Vedio Conference Dipercayakan Operator Kecamatan 

Dinas Komunikasi dan Informatika (diskominfo) Kabupaten Blora mempercayakan perawatan dan pemeliharaan peralatan vedio conference (vedcon) kepada 14 kecamatan. Piranti yang terdiri mikrofon, mixer audio, speaker dan webcam itu dipastikan siap digunakan jika sewaktu-waktu ada acara.

Selengkapnya...

Ketua Persit Blora Ajak Tanam Cabai

Ketua Persatuan Istri (Persit) Kartika Chandra Kirana Cabang XLII Kodim 0721/Blora Yulia Susilo beserta anggota melaksanakan penanaman bibit cabai pada media polybag di halaman kantor Makodim, Rabu (18/01).

Selengkapnya...

Blora Potensi Kembangkan Budidaya White Melon

Ketua Koperasi Cahaya Wiratagama Mandiri Kecamatan Ngawen Pujianto mengungkapkan telah berhasil membudidayakan White Melon di enam wilayah Kecamatan di Kabupaten Blora. Buah berwarna putih  dan berukuran besar itu beken disebut Timun Jepang.

Selengkapnya...

PENELUSURAN CAGAR BUDAYA PECINAN BLORA DAN SEKITARNYA

SEKILAS TENTANG PECINAN DI INDONESIA

Hampir seluruh kota di Indonesia memiliki Kawasan Pecinan yang memiliki fungsi sebagai kawasan sentra perdagangan dan permukiman bagi etnis Cina. Tipikal kota-kota Jawa pada masa kolonial ditinjau dari tata ruang dan bangunannya terdiri atas alun-alun, masjid, kantor pemerintahan, penjara, dan kampung Cina.

Selengkapnya...

Festival Sedulur Sikep Samin di Sambongrejo

Festival Sedulur Sikep digelar Komunitas Samin di Desa Sambongrejo, Kecamatan Sambong, Sejumlah kegiatan diadakan dalam festival yang baru kali pertama diselenggarakan tersebut.

Selengkapnya...

Video Gallery


barong_p1.flv barong_p1.flv
Duration: 353
Date: October 18, 2014
Views: 0

barong_p2.flv barong_p2.flv
Duration: 266
Date: October 18, 2014
Views: 0

Link Daerah

   
 Badan Penanaman Modal dan Perijinan Kabupaten BLora    
     
 

 

     
   

S I M