Seni dan Budaya

Seleksi Pertunjukan Rakyat Digelar FK Metra Jateng di Blora


Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) Provinsi Jawa Tengah menggelar seleksi Petunjukan Rakyat di pendopo rumah dinas Bupati Blora, Jumat (5/7/2019).

Kegiatan itu diikuti oleh 6 kelompok penyaji perwakilan dari FK Metra tingkat kota/kabupaten. Yaitu Cilacap, Tegal, Pekalongan, Kendal, Sragen dan Blora sekaligus sebagai tuan rumah.

Kepala Bidang Informasi dan Komunkasi Publik (Kabid IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Provinsi Jawa Tengah, Setyo Irawan, mengatakan, kegiatan seleksi tingkat provinsi ini merupakan kali ke lima yang sebelumnya telah diselenggarakan di beberapa kota di Jawa Tengah.

“Seleksi yang diadakan di Blora ini merupakan seleksi yang ke lima. Sebelumnya sudah kami gelar di Temanggung, Salatiga, Batang dan Solo. Selanjutnya aka digelar di Purbalingga pada tanggal 7 Juli 2019,” jelasnya.

Dikatakan lebih lanjut oleh Setyo Irawan, FK Metra sebagai upaya untuk membangkitkan seni daerah sebagai media sosialisasi pembangunan, isu strategis dan desiminasi serta sebagai filterisasi pengaruh budaya asing.

“Kami kira melalui media tradisional akan lebih efektif dan mudah nyantol di masyarakat, khususnya di tingkat grass road, daripada menghadirkan seperti Profesor untuk acara seminar atau sarasehan melalui pertunjukan rakyat akan lebih efektif,” jelasnya

Pihaknya berharap agar eksistensi dan seleksi FK Metra tidak hanya di tingkat kabupaten saja, tetapi juga merambah ke tingkat kecamatan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Blora Komang Gede Irawadi sepakat dengan Kabid IKP Dinkominfo Prov Jateng terkait seleksi FK Metra di tingkat Kecamatan.

“Kami sepakat dengan Kabid IKP Dinkominfo Prov Jateng. Blora juga harus menyelenggarakan seleksi FK Metra tingkat kecamatan,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Sekda Blora Komang Gede Irawadi membacakan sambutan Bupati Blora Djoko Nugroho.

Dalam sambutan, Bupati Blora menyampaikan, komunikasi yang menggunakan media tradisional memiliki peran penting dalam masyarakat.

“Karena selain pesan dapat tersampaikan dengan baik, juga menjadi media pendidik, alat pengendali sosial, serta tersampaikannya nilai-nilai budaya secara langsung,” katanya.

Pertunjukan rakyat, lanjutnya, biasanya menggunakan bahasa daerah setempat, sehingga informasi yang disebarluaskan melalui media tradisional ini mudah dipahami oleh masyarakat.

Hanya saja, kekurangan media tradisional terletak pada ketidakmampuan menjangkau ruang dan waktu secara luas yang sering dianggap komunikasi tidak efektif.

“Saya berharap FK Metra mampu memanfaatkan perkembangan teknologi informasi untuk mengatasi kekurangan dan mengoptimalkan kinerjanya,” ujarnya.

Media tradisional butuh wadah guna menjaga keberadaan dan kelestariannya karena merupakan karya budaya peninggalan lelulur yang harus dilestarikan, diberdayakan dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

“Saya berharap FK Metra mampu menjalin dan memelihara hubungan kemitraan antara komunitas media tradisional dengan masyarakat, pemerintah dan swasta,” jelasnya.

Seleksi pertunjukan daerah ini, lanjut Sekda Blora, selain meningkatkan roda perekonomian daerah, juga sebagai ajang pertukaran seni budaya dan tradisi antar daerah.

“Untuk itu mari kita ciptakan karya terbaik untuk ditampilkan tingkat nasional,” ucapnya.

Acara ditandai dengan pemukulan gong dan diawali dengan pementasan seni barongan dari group Arengga Jaya Kecamatan Kunduran.

Hadir pada acara, Kepala Dinkominfo Kabupaten Blora Sugiyono, Pengurus FK Metra Blora, Forkopimca dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah.

Satu persatu dengan durasi maksimal 30 menit, para penyaji menampilkan aneka karya dan pesan publik.

“Saring sebelum sharing. Itu pesan publik agar tidak terjebak hoaks atau berita palsu,” kata Agus Sulastyo, salah seorang penyaji pertunjukan rakyat dari Kabupaten Sragen. (Dinkominfo Kab. Blora).


    Berita Terbaru

    PELANTIKAN PENGURUS DPK IARMI BLORA PERIODE 2019-2023
    20 Juli 2019 Jam 11:09:00

    Pengurus  Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa (IARMI) Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Blora periode...

    Kabupaten Blora Masuk Pentahapan Eliminasi Kusta
    18 Juli 2019 Jam 11:25:00

    Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Jawa Tengah menjelaskan penderita penyakit kusta pada lima...

    Dandim 0721 Blora Terima Penghargaan dari Pangdam IV Diponegoro
    18 Juli 2019 Jam 08:12:00

    Dandim 0721 Blora, Letkol Inf. Ali Mahmudi, SE, terima penghargaan dari Pangdam IV Diponegoro,...