Seputar Blora

Naik Mobil VW, Finalis Duwis 2019 Dikenalkan Potensi Wisata Blora


Iringan mobil antik (VW) aneka warna buatan tahun 1970-an menjadi pembeda dari rangkaian kegiatan yang diikuti 30 Kakang Mbakyu Duta Wisata Blora 2019.

Mereka dengan riang dan gembira naik mobil VW yang telah disiapkan oleh panitia untuk diarak dan diajak mengunjungi sejumlah tempat wisata dan rumah artefak Blora, Kamis (12/9/2019).

Mulai dari pemberangkatan di halaman hotel Mustika Blora, kemudian melewati jalan Alun-Alun, jalan Pemuda dan jalan A. Yani, para finalis melambaikan tangan, menyapa warga hingga kunjungan ke desa edukasi wisata Balong dan wisata Seloparang Desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon.

“Para finalis Kakang Mbakyu Duta Wisata Blora 2019 diajak mengunjungi meseum artefak, wisata edukasi Balong, wisata Seloparang dan wisata religi Sunan Pojok. Mereka akan diarak naik mobil antik (VW). Kami sudah siapkan sepuluh unit mobil VW,” kata Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blora, Slamet Pamuji.

Khusus di rumah artefak di kompleks GOR Mustika Blora, para finalis Kakang Mbakyu Duta Wisata Blora dikenalkan dan praktik konservasi benda kepurbakalaan yang dipandu oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinporabudpar M. Solichan Mochtar, Kasi Kesejarahan dan Kepurbakalaan Dinporabudpar Eka Wahyu Hidayat serta sejumlah petugas teknis yang membidangi.

Kepala Dinporabudpar Kabupaten Blora, Slamet Pamuji, SH, M.Hum meminta kepada para finalis Kakang Mbakyu Duta Wisata 2019 agar bertanya terkait aneka informasi tentang Blora yang belum diketahui.

“Silahkan bertanya, tentang informasi apa yang belum diketahui,” ujarnya.

Dikatakannya, untuk uji talenta yang semula direncanakan di Food Court, karena malam itu ternyata ada istighosah. Biar tidak saling mengganggu, maka pindah tempat di Blok T Blora.

“Tim doa maupun tim hore bisa diajak bersama. Mari kita senang bersama, jadi jangan dibuat tegang dan serius. Kita buat gembira,” jelasnya.

Selain itu, karena masih ada beberapa rangkaian kegiatan yang harus diikuti, maka selama karantina, para finalis diminta menjaga kesehatan.

“Jangan makan atau minum sembarangan. Jaga kesehatan hingga nanti sampai grand final,” katanya.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Bidang Pariwisata Dinporabudpar Wahyu Tri Mulyani. Ia menyarankan agar para finalis juga minum vitamin.

“Kalau perlu minum vitamin agar tetap sehat,” ujarnya.

Dikatakannya, selain diajak ke destinasi wisata, para finalis duta wisata 2019 juga mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan hingga nanti Grand Final yang dilaksanakan di stadium Tirtonadi Blora, Sabtu (14/9/2019).

“Grand Final di Stadium Trtonadi Blora, Sabtu (14/9/2019),” jelasnya.

Dyota, salah seorang finalis Duta Wisata, mengatakan senangdan gembira karena bisa menambah wawasan tentang potensi wisata Blora.

“Alhamdulillah, senang dan gembira. Bisa dapat kesempatan dan menambah teman serta tahu potensi wisata Blora,” katanya. (Dinkominfo Kab. Blora).

    Berita Terbaru

    Operasi Zebra Candi Digelar Polres Blora Selama 14 Hari
    23 Oktober 2019 Jam 06:53:00

    Kepolisian Resor Blora Polda Jateng melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka kesiapan...

    DPRD Blora Siap Kerja Keras Setelah AKD Dibentuk
    23 Oktober 2019 Jam 06:45:00

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora telah menyelesaikan pembentukan alat...

    Dipimpin Bupati Blora, Peringatan HSN 2019 Khidmat dan Meriah
    22 Oktober 2019 Jam 18:42:00

    Apel akbar peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke V Tahun 2019 di Alun-Alun Kabupaten Blora,...