Seni dan Budaya

Haul Sunan Pojok Blora 2017 ‘Istimewa’


Peringatan Haul Sunan Pojok Blora (Syech Abdurrohim) tahun 2017 istimewa. Dikatakan istimewa karena bersamaan dengan peresmian bangunan gapura, pendopo joglo dan pagar tembok serta pemasangan pernik pada tiang lampu penerangan di kompleks makam setempat.

Demikian hal itu disampaikan oleh Ketua Peringatan Haul Sunan Pojok Blora (Syech Abdurrohim) tahun 2017, Drs. Suryanto, M.Si.

Meski demikian, kegiatan yang diselenggarakan tak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan berlangsung hari Senin (16/10) sampai dengan Selasa (17/10).

Yaitu, Senin (16/10) pukul 20.00 WIB sampai dengan selesai Khotmil Qur’an Bin Nadlor dan Pembukaan Kelambu Sunan Pojok Blora (Syech Abdurrohim) di makam Sunan Pojok.

Kemudian hari Selasa (16/10) pukul 06.00 WIB sampai dengan 13.00 WIB Khotmil Qur’an Bil Ghoib di makam Sunan Pojok.

Selanjutnya, pukul 13.00 WIB sampai dengan16.30 WIB Tahlil Umum bersama Forkopimda Blora dilanjutkan Tausyiah oleh KH Abdul Wahid dari Tayu, Kab. Pati, Jawa Tengah.

Sebagai acara inti yaitu Peresmian pembangunan Makan Sunan Pojok Blora oleh Bupati Blora Djoko Nugroho dianjutkan Pengajian Umum oleh KH Agus Ali Masyhuri dari Sidoarjo, Jawa Timur. Pelaksanaan mulai pukul di kompleks makam Sunan Pojok.

“Ini mungkin menjadi pembeda dari tahun sebelumnya, dan saya katakan istimewa,” ujar Suryanto.

Ia menjelaskan, sampai saat ini sudah banyak beberapa pengunjung yang sudah mendaftarkan untuk mengikuti kegiatan.

Sunan Pojok adalah seorang tokoh besar dan pejabat tinggi Kerajaan Mataram Islam yang mempunyai jasa besar untuk Blora. Sunan Pojok yang mempunyai nama kecil Abdurrohim merupakan pejabat tinggi di bidang militer Kerajaan Mataram Islam yang saat itu dipimpin Sultan Agung Hanyokrokusumo yang merupakan raja ketiga Mataram Islam sekitar tahun 1613 - 1645.

Nama gelar Sunan Pojok diantaranya adalah Pangeran Pojok, Pangeran Surobahu, Pangeran Surabaya, Pangeran Sedah, Syekh Amirullah Abdurrohim serta wali Pojok Blora. Ada juga yang menyebutnya Mbah Benun.

Sebagai panglima perang, Sunan Pojok ditugaskan oleh raja Mataram, Sultan Agung Hanyokrokusumo untuk perang melawan VOC di Batavia. Sunan Pojok bersama pasukannya berhasil menang pada tanggal 26 November 1626. Kemenangan itu adalah satu-satunya melawan VOC yang dimenangkan pasukan Mataram.

Dalam buku Babad Ngeksi Gondo dan Babad Mentawis menceritakan bahwa Sultan Agung Hanyokrokusumo pernah mengirim panglima perang bernama Surobahu ke Tuban yang saat itu sedang dilanda pemberontakan. Sangat diyakini Sunan Pojok lah yang saat itu dikirim. Dengan memimpin banyak pasukan, Sunan Pojok berhasil memadamkan pemberontakan itu. Namun saat akan kembali ke istana di Yogyakarta, Sunan Pojok jatuh sakit sehingga memutuskan untuk singgah di Blora.

Sunan Pojok yang menderita sakit dan kelelahan akhirnya meninggal. Semula Sunan Pojok dimakamkan di Dusun Pojok, Desa Buluroto Kecamatan Banjarejo Blora. Kemudian makam beliau dipindahkan puteranya yakni RM.Sumodito yang diangkat sebagai Bupati Blora pertama kali oleh Sultan Hanyokrokusumo, dan makam nya dipindah ke Makam Gedong Blora yang saat ini berada di selatan Alun-alun.

Selama hidupnya, Sunan Pojok mengabdikan dirinya kepada pemerintah Kerajaan Mataram. Sunan Pojok juga terkenal welas asih, selain sebagai panglima perang, selama di Blora beliau menyebarkan agama islam dengan ketulusan dan kasih sayang. Oleh karena itu Sunan Pojok sangat dikenal masyarakat saat itu. Berbagai jabatan pernah diembannya, mulai penglima perang, adipati dan lainnya. Namun semua jabatan itu dilepasnya karena Sunan Pojok lebih memilih menjadi seorang pendakwah dan penyebar agama.

Makam Sunan Pojok berada di selatan Masjid Agung Baitunnur Blora atau di sebelah selatan Alun-alun Blora. Sunan Pojok juga yang mendirikan Masjid Agung Baitunnur di barat Alun-alun. Makam Sunan Pojok berada di kawasan yang asri, di komplek makam tersebut juga ada makam para prajurit perang yang setia mengabdi kepada Sunan Pojok. (Dinkominfo Kab. Blora/berbagai sumber ).

    Berita Terbaru

    Blora Batik Carnival 2017 Digelar
    12 Desember 2017 Jam 09:06:00

    Blora Batik Carnival 2017 akan digelar Sabtu (16/12) dengan rute Alun-Alun Blora sampai dengan...

    Kirab Budaya Hari Jadi Blora Ke-268 Sukses Digelar
    11 Desember 2017 Jam 08:45:00

    Kirab Budaya dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupatena Blora ke-268 berlangsung meriah dan...

    Usai Berdzikir : Bupati Djoko Nugroho Sampaikan Tema Hari Jadi Blora “Wis Wayahe Kuncara”
    10 Desember 2017 Jam 07:32:00

    Ribuan umat muslim dari berbagai pelosok daerah dan beberapa kota kabupaten tetangga Blora...