Kelompok Informasi Masyarakat Terima SK


Dinas Komunikasi dan Informatika menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan kepada 11 Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). SK diserahkan oleh Asisten Setda Bidang Pemerintahan H. Setyo Edy, SH mewakili Bupati Blora Djoko Nugroho di ruang pertemuan Setda Blora, Senin (26/3).

Penyerahan SK dilaksanakan oleh Dinkominfo Blora dalam acara Literasi Media bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kabupaten Blora 2018.

Ke-11 KIM yang mendapatkan SK yaitu, KIM Sahabat Kunden Kelurahan Kunden Kecamatan Blora, KIM Blok T Kelurahan Tempelan Kecamatan Blora, KIM Ronggolawe Kelurahan Cepu Kecamatan Cepu, KIM Informasi Ngawen Kelurahan Ngawen Kecamatan Ngawen, KIM Kulak Warta Desa Sogo Kecamatan Kedungtuban, KIM Mitra Berkarya Kelurahan Kedungjenar Kecamatan Blora, KIM Ngudi Arto Kelurahan Bangkle Kecamatan Blora, KIM Ki Soreng Kelurahan Karangjati Kecamatan Blora, KIM Persiteg Kelurahan Tegalgunung Kecamatan Blora, KIM Sekar Mustika Kelurahan Wulung Kecamatan Randublatung dan KIM Blok Jepon Kondang Kelurahan Jepon Kecamatan Jepon.

Bupati Blora Djoko Nugroho dalam sambutan yang dibacakan Asisten Setda Bidang Pemerintahan H. Setyo Edy, SH menyampaikan kegiatan yang dilaksanakan Dinkominfo sangat strategis sebagai sarana untuk menyinergikan kebijakan pemerintah dan masyarakat di lingkungan Pemkab Blora dalam hal informasi dan komunikasi publik.

“Pemerintah telah membuka kanal-kanal komunikasi melalui berbagai media, termasuk media sosial twitter yang viral. Di era ini, media sosial sangat besar dengan semakin besarnya kebutuhan masyarakat akan informasi dan komunikasi,” ujar Bupati Djoko Nugroho.

Namun demikian, menurut bupati Blora Djoko Nugroho, di sisi lain hadirnya teknologi komunikasi yang canggih, juga berdampak negatif manakala tidak diimbangi dengan kecerdasan dalam menggunakan sarana informasi dan komunikasi.

“Sebagai contoh, saat ini marak tersebar konten-konten negatif berita bohong (hoax) yang tidak hanya meresahkan masyarakat, tapi juga bisa menjadikan persepsi publik yang salah, dan akhirnya menimbulkan disintegrasi bangsa,” katanya.

Di era reformasi digital saat ini, kata Bupati Djoko Nugroho, Pemerintah sebagai pelayan masyarakat dituntut lebih kreatif dalam menciptakan dan memanfaatkan sarana komunikasi agar tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

Di saat yang sama, kata dia, juga harus mampu mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung program-program pembangunan.

“Perubahan itu mutlak. Informasi dan Komunikasi Publik juga harus selalu berubah dan beradaptasi secara kreatif. Isi media sosial kita dengan obrolan yang baik dan optimisme,” tandasnya.

Masih menurut Bupati Djoko Nugroho dalam sambutan yang dibacakan Asisten Setda Bidang Pemerintahan H. Setyo Edy,SH, perlu adanya pemahaman dan sinergitas antara pemerintah dan Kelompok Informasi Masyarakat agar publikasi kebijakan dan hasil-hasil pembangunan, serta pelayanan publik kepada masyarakat dapat berjalan lancar dan saling mendukung satu sama lain.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Blora Drs. Sugiyono menyampaikan pembentukan KIM secara bertahap akan dilaksanakan menyeluruh di setiap kecamatan dengan disinergikan program layanan internet gratis yang dibangun.

“KIM memiliki peran yang signifikan membantu peran dan tugas Dinkominfo Blora. Saat ini yang mendapatkan SK baru 11 KIM dari 6 Kecamatan. Ke depan secara bertahap akan menyeluruh di setiap kecamatan dengan disinergikan program layanan internet gratis yang dibangun,” ujarnya.

Dijelaskannya, kondisi saat ini, karena KIM baru dibentuk sehingga pemahaman KIM masih minim, sehingga perlu diberi pemahaman dan pengenalan medsos.

“Kami harapkan setiap KIM membuat akun sendiri,” tandasnya.

Usai penyerahan SK dilanjutkan pemaparan materi tentang peran dan kedudukan KIM sebagai mitra kerja pemerintah. Mengenal dan mengoptimalkan media informasi. Memahami dan mengendalikan isi media informasi dalam lingkungan masyarakat sekitar.
Nara sumber literasi media Kepala Bidang IKP Dinkominfo Provinsi Jawa Tengah Dra. Evi Sulistyorini, MM.

Sedangkan nara sumber dari Dinkominfo Blora, Nur Khamid, menyampaikan materi literasi media tentang pengenalan teknologi informasi dan pembuatan serta pemanfaatan media sosial sebagai media informasi.

Pada kesempatan yang sama Kepala Bidang IKP Dinkominfo Kab Blora Ignatius Ary Soesanto dalam laporannya antara lain menyampaikan pengaruh media harus dikendalikan. Kegiatan literasi media bagi KIM Blora mengundang 100 orang peserta perwakilan desa dan kelurahan.

Pada acara tersebut salah seorang anggota KIM Blora membacakan deklarasi anti hoax kemudian ditirukan peserta yang hadir. (Dinkominfo Kab. Blora).

    Berita Terbaru

    Deklarasi Pembangunan Zona Integritas Bebas Korupsi Disdukcapil Blora
    21 November 2018 Jam 15:09:00

    Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Blora, Provinsi Jawa melaksanakan...

    Seminar Pendidikan : Menegakkan Kode Etik Guru
    21 November 2018 Jam 10:03:00

    Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, provinsi Jawa Tengah, menggelar seminar pendidikan dalam...

    Mensesneg Apresiasi Kesepakatan WIRANEGORO
    20 November 2018 Jam 02:57:00

    Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Republik Indonesia, Prof. Dr. Pratikno M.Soc, Sc...