Berita Terkini

Dzikir dan Haul Akbar Berlangsung Khidmat


Ribuan umat muslim berbagai daerah dari dalam dan luar Kabupaten Blora mengikuti Majlis Dzikir dan Haul Akbar Blora menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Blora ke 269. Acara berlangsung di alun-alun Blora, Minggu (9/12/2018).

Dengan mengenakan pakaian muslim berdominasi warna putih, para peserta duduk dengan rapi dibawah tenda yang dipasang berjajar luas di Alun-alun Blora. Peserta dzikir akbar dipisah antara shof pria dan perempuan.

Sementara di seputar alun-alun dan jalan raya di sekelilingnya, penuh dengan warga dan pedagang mainan, minuman dan makanan.

Acara diawali dengan kegiatan istighosah, membaca surat Yaasiin, manakib dan tahlil bersama. Lantunan ayat suci yang keluar dari ribuan jamaah membuat suasana makin relegius.

Bupati H.Djoko Nugroho beserta Wakil Bupati H. Arief Rohman M.Si mengikuti dzikir dengan khusu didampingi Forkopimda Blora, Forkopimca, pimipinan Organisasi Perangkat Daerah, Anggota DPRD, sesepuh dan tokoh ulama muslim.

Usai berdzikir, bupati Blora Djoko Nugroho dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini selan doa bersama memohon keselamatan dari Allah, adalah dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Blora Ke-269 dengan tema “Blora Jiwa Nusantara”.

“Dzikir ini menjadi spirit dan motivasi dalam menjalankan tugas negara. Kemudian, kenapa saya berani mengambil tema hari jadi kabupaten Blora ke 269 adalah ‘Blora Jiwa Nusantara’. Keanekaragaman dan perbedaan suku bangsa dan agama dalam Bhineka Tunggal Ika merupakan anugerah dari Allah. Sehingga harus saling hidup rukun dan damai, ” tegas Bupati Djoko Nugroho.

Masih menurut Bupati Djoko Nugroho, dengan tema itu diharapkan menjadi motivasi dan spirit semuanya dalam berkarya dan menciptakan iklim yang tenang damai dalam aneka keberagaman di Blora.

“Apalagi menjelang pemilihan umum Presiden dan Legislatif, Rabu, 17 April 2019. Mari sama-sama mensukseskan pesta demokrasi dengan baik, dan gunakan hak suara di TPS. Jangan jadikan perbedaan menjadi permusuhan,” jelasnya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Pusat jamaah Al-Khidmah Joko Suyono. Menurutnya selain menjaga kerukunan antar umat beragama. Adanya majlis ini mengukuhkan kesatuan dan persatuan sehingga bisa bertemu langsung dengan tokoh, habib dan ulama. Selain itu membangkitkan ekonomi bagi para pedagang.

“Dari tahun ke tahun yang hadir dalam majlis ini makin banyak. Terutama para ibu-ibu. Ini sangat luar biasa. Tata urutan acara berjalan dengan tertib,” kata Joko Suyono.

Kemudian, lanjutnya, menyambung apa yang disampaikan oleh Bupati Blora Djoko Nugroho, menjelang pemilu 2019, jamaah al-Khidmah diminta menjaga majlis untuk saling rukun dan menjadi contoh yang baik.

“Biarlah mengalir dengan kebesaran Allah. Karena jamaah Al-Khidmah ada dimana-mana tapi jangan dibawa kemana-mana,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Sekjen Pegurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zaini dalam sambutannya antara lain menyampaikan bahwa penduduk Islam di Indonesia merupakan terbesar di dunia.

“Penduduk Islam di Indonesia, terbesar di dunia. Dan sejarah masuknya Islam ke Indonesia dengan jalan damai, seperti melalui perdagangan, budaya dan keraton. Oleh karena itu, sebagai warga nahdliyin jangan ragu, samina wa athona kepada guru-guru kita. Bahwa Islam adalah agama yang mengajak kedamaian dan kerukunan,” jelasnya.

Acara dilanjutkan mauidhoh hasanah oleh ustadz yang didatangkan oleh pengurus Al-Khidmah. (Dinkominfo Kab. Blora). 

    Berita Terbaru

    Pengumuman Pelaksanaan Itsbhat Nikah
    21 Maret 2019 Jam 19:37:00

    Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah bekerjasama dengan Institut Kewarganegaraan Indonesia...

    Kecamatan Blora Gelar Apel Bersama Jelang Pemilu 2019
    21 Maret 2019 Jam 14:40:00

    Camat Blora Kota, Kabupaten Blora, Sarmidi, SP, memantapkan slogan 5K untuk mensukseskan...

    Rakor Tim Pelaksana PKH
    21 Maret 2019 Jam 10:04:00

    Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Blora menggelar...