Kebudayaan: Gedung Pegawain Ngawen

Gedung Pegawain Ngawen


Bangunan berasitektur Indisch-Empire ini layak dijadikan bangunan cagar budaya, karena nilai

keasliannya yang relatif terjaga. Bangunan ini dibangun pada tahun 1911, sebagaimana tertera

pada salah satu dinding bangunan. Terdiri dari dua kelompok bangunan, yaitu gudang

penyimpanan barang di sisi belakang dan ruang administrasi di sisi luar . Pada bagian luar

terdapat kolom loket, yang sebenarnya berfungsi sebagai ruang pembayaran apabila barang

yang akan digunakan telah melewati pemeriksaan oleh juru taksir. Hal ini menunjukkan

karakter pegadaian ini, yang melayani masyarakat dari kalangan menengah ke bawah.

Sesuai dengan perkembangan Kecamatan Ngawen pada saat itu yang dihuni oleh masyarakat

lokal yang bertumpu pada pertanian, dan sangat sedikit dari kalangan keturunan asing

maupun kolonial. Karakter bangunan bergaya indisch ini dapat dilihat dari sisi depan atap

bangunan yang berbentuk runcing menjorok ke depan (tuitgevel), suatu bentuk yang lazim

dipergunakan untuk bangunan gudang (pakhuizen) yang menggunakan tadah angin

berbentuk segitiga (timpanon).

    Berita Terbaru

    Kendaraan Dinas Agar Dirawat
    17 Oktober 2018 Jam 03:43:00

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah, Drs....

    Bupati Djoko Nugroho : Bandara Ngloram Akan Diganti Nama Bandara Arya Penangsang
    17 Oktober 2018 Jam 03:38:00

    Bupati Blora, Djoko Nugroho menginginkan pembangunan fisik reaktivasi Bandara Ngloram di...

    KERJASAMA PELAYANAN KESEHATAN DITINGKATKAN
    17 Oktober 2018 Jam 03:22:00

    Pemerintah Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan...