Dindagkop UKM Blora Akan Gelar Operasi Pasar Gula Pasir Tahap II


Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) akan menggelar oparasi pasar gula pasir tahap II di wilayah kecamatan setempat. Operasi pasar digelar untuk menstabilkan harga gula pasir.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM), Sunaryo, S.Pd, M.Si mewakili Kepala Dindagkop UKM Blora, Sarmidi, SP, MM dalam konferensi pers di media center Posko GTPP Covid-19 Kabupaten Blora, Rabu (3/6/2020).

“Harganya Rp10.000,00/kg, dipusatkan di masing-masing pendopo kecamatan dengan cara menukarkan kupon yang telah dibagikan sebelumnya,” terangnya.

Adapan jadwal operasi pasar tahap II untuk gula pasir, yaitu di kecamatan Todanan, Kunduran, Banjarejo dan Japah, Senin (8/6/2020).
Kemudian kecamatan Bogorejo, Banjarejo dan Tunjungan, Selasa (9/6/2020). Kecamatan Jepok, Jiken dan Sambong, Rabu (10/6/2020). Selanjutnya Kamis (11/6/2020) kecamatan Kedungtuban, Jati dan Kradenan.

Stok gula pasir untuk operasi pasar tahap II, kata Sunaryo, sebanyak 24 ton, masing-masing kecamatan 2 ton.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) relatif stabil dalam seminggu ini, bahkan ada penurunan.

Yaitu gula pasir turun 3% menjadi Rp15.000,00/kg dan daging ayam kampung turun 6% menjadi Rp80.000,00/kg.

Kepada masyarakat yang berbelanja ke pasar diminta agar menaati protokol kesehatan dengan mamakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun sehabis berbelanja.

Bagi pelaku usaha, utamanya manajemen pasar modern, PKL, pemilik toko/warung, restoran dan hotel agar menyediakan papan informasi di tempat usaha tentang protokol kesehatan yang harus dilakukan.

“Mendetaksi suhu tubuh pengunjung saat masuk ke tempat usaha. Mewajibkan karyawan dan pengunjug memakai masker,” tandasnya.

Selain itu wajib melakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan secara berkala serta menyediakan fasilitas cuci tangan yang memadai.

Berikutnya, melakukan pembatasan jarak fisik minimal satu meter dengan memberikan tanda khusus yang ditempatkan di lantai atau meja serta mengatur meja kerja dan tempat duduk.

Seperti diketahui, operasi pasara tahap pertama digelar empat titik lokasi, yaitu pasar Ngawen, Rabu (13/5/2020), pasar rakyat Sido Mamur, Jumat (15/5/2020), Plaza Cepu, Sabtu (16/5/2020) dan Pasar Wulung, Randublatung, Senin (18/5/2020). (Dinkominfo Kab. Blora).



    Berita Terbaru

    Longsoran di Desa Brumbung Mulai Ditangani Secara Kolaborasi
    17 Mei 2024 Jam 16:40:00

    Longsoran tanah di RT 05/RW 1 Desa Brumbung Kecamatan Jepon ditangani secara kolaborsi antara...

    Ketua HMI Cabang Blora : Terapkan Proses Demokrasi Secara Selection, Election, dan Legacy
    17 Mei 2024 Jam 16:39:00

    Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik...

    UDD PMI Blora Kini Punya Gedung Baru Untuk Pusat Pelayanan Kemanusiaan
    16 Mei 2024 Jam 13:44:00

    Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Blora. Ir. Sutikno Slamet menjelaskan sebagaimana...