Seni dan Budaya

Sosialisasi Gempur Peredaran Rokok Ilegal Melalui Pagelaran Wayang Kulit


Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Blora bekerjasama dengan Kantor Bea dan Cukai Kudus menyelenggarakan sosialisasi Ketentuan Bidang Cukai Tembakau (DBH CHT) Tahun 2021 melalui pagelaran wayang kulit.

Kepala Dinkominfo Blora Drs. Sugiyono,M.Si, menjelaskan pertunjukan wayang kulit digelar di pendopo rumah dinas Bupati Blora secara virtual mulai pukul 13.00 WIB dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, Kamis (26/8/2021).

Dalang muda yang tampil Ki Ragil Sudarsono, S.Sn, asal Desa Karangjong Kecamatan Ngawen, menyajikan cerita Gandamana Sayembara.

"Pagelaran ini bisa disaksikan melalui kanal YouTube Dinkominfo Blora atau LPPL Radio Gagak Rimang. Juga disiarkan melalui Radio Gagak Rimang FM," terangnya.

Sugiyono menjelaskan salah satu tugas Kominfo adalah penyebarluasan informasi.

Dirinya juga menyebut bahwa Bupati Blora peduli seniman serta merespon keluhan para seniman di masa pandemi yang biasanya banyak job tanggapan, namun selama pandemi ikut terdampak,

"Jadi ini salah satu implementasi. Ditampilkan dalang muda secara virtual," ucapnya.

Berkaitan sosialisasi yang sama, belum lama ini Dinkominfo Kabupaten Blora bekerjasama dengan Kantor Bea dan Cukai Kudus menggandeng Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan penggiat media sosial (medsos).

Sedangkan kali ini sosialisasi dilaksanakan dengan komunitas seni melalui pagelaran wayang kulit.

Ka Dinkominfo Kabupaten Blora Sugiyono berharap, kepada para warga dan peserta sosialisasi yang menyaksikan pagelaran wayang kulit supaya mengikuti dengan baik informasi yang dipaparkan Kantor Bea Cukai Kudus melalui kolaborasi cerita yang ditampilkan dalang.

“Harapannya, nanti bisa diinformasikan kepada warga masyarakat dan menjadi duta pencegahan peredaran produk tembakau ilegal atau tidak bercukai asli," harapnya.

Dikatakannya, karena ini masih dalam suasan pandemi, maka kegiatan dilaksanakan secara padat dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Menurutnya, keikutsertaan komunitas dan pegiat seni tradisional, diharapkan dapat memperluas informasi tentang pemberantasan produk tembakau (rokok) ilegal di Blora.

Menurutnya, pegiat seni memiliki fans atau penonton yang cukup banyak. Sehingga lebih bisa mengedukasi masyarakat yang belum mengetahui informasi rokok ilegal.

"Walaupun di situasi pandemi Covid-19 tidak menyurutkan kami untuk melakukan sosialisasi demi menekan angka peredaran rokok ilegal," tambahnya.

Diungkapkannya, Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) sangat berperan penting demi peningkatan layanan mutu kesehatan bagi masyarakat dan juga bahaya rokok ilegal bagi kesehatan.

"Alhamdulillah, Dinkominfo Blora, point nya tertinggi dalam hal sosialisasi DBH CHT," ucapnya.

Produk tembakau (rokok) ilegal turut memiliki dampak negatif bagi masyarakat maupun bagi negara.

Diterangkan juga, rokok ilegal adalah rokok polos yang tak berpita cukai, bisa juga berpita cukai palsu, bekas, salah peruntukan dan salah personalisasi.

Biasanya rokok ilegal memiliki ciri merek rokok tidak dikenal, tidak ada nama pabrik rokok, ataupun merek mirip dengan produk rokok resmi, terangnya.

Hal ini dilakukan untuk mengendalikan konsumsi rokok ilegal, karena rokok dengan bea cukai rokoknya, harganya lebih mahal, dengan begitu konsumsinya juga bisa lebih terkendali.

Pertunjukan wayang diawali dengan penyerahan tokoh wayang Gandamana oleh Kadinkominfo Blora kepada Ki Dalang Ragil Sudarsono.

Untuk diketahui, tokoh wayang Gandamana adalah orang yang berwatak jujur, prasaja, sederhana apa adanya dan mempunyai ketulusan dalam menjalankan tugas.

Oleh karena pengabdiannya yang tulus, Gandamana tidak merasa sakit hati, juga sakititubuhnya ketika Kuku Bima melesak didadanya dalam perang tanding sayembara.

Ketulusan hati Gandamana itulah yang membuat cara memandang sebuah kematian pada saat menjalankan tugas negara berbeda dengan cara padang pada umumnya. Bagi Gandamana mati dalam tugas di medan laga adalah indah dan mulia.

Hadir secara terbatas, Sekdin Kominfo Blora Widodo,S.Pd, M.Pd, Ketua Pepadi Blora Sukarno dan sejumlah dalang, Ketua FK Metra Mei Nariyono, Kabid dan Kasi Dinkominfo serta perwakilan dari OPD terkait. (Tim Dinkominfo).

    Berita Terbaru

    Wabup Minta Industri Kecil Menengah di Blora Terus Berinovasi
    17 September 2021 Jam 19:09:00

    Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM secara simbolis menyerahkan bantuan untuk kegiatan...

    Infografis Monitoring Data COVID-19, Jumat 17 September 2021
    17 September 2021 Jam 18:22:00

    Infografis monitoring data COVID-19 diharapkan menjadi perhatian seluruh warga masyarakat Blora...

    World Cleanup Day 2021, Wabup Ingatkan Resik Iku Becik
    17 September 2021 Jam 18:20:00

    Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati,ST.,MM., memimpin apel World Cleanup Day 2021 di kawasan...