Seni dan Budaya

Perayaan Cap Go Meh di Klenteng Hok Tik Bio Blora Meriah


Cuaca malam cukup mendukung perayaan Cap Go Meh Tahun Baru Imlek 2574 Kongzili (2023) yang dihelat Yayasan Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Klenteng Hok Tik Bio Blora, Minggu (5/2/2023) malam.

Sebagian warga keturunan Tionghoa mengenakan baju Imlek dan melakukan sembahyang.

Beberapa warga sibuk menyiapkan kuliner khas Cap Go Meh, yakni lontong opor ayam serta menggoreng pisang dan kue keranjang.

Warga keturunan Tionghoa lainnya tampak sibuk menyambut tamu, sebagian lagi mempersiapkan properti pertunjukan liang liong dan barongsai.

Sekitar pukul 18.15 WIB, begitu alat musik pengiring ditabuh, menjadi magnet yang menyedot warga masyarakat untuk menyaksikan hiburan tradisional itu.

Suasana makin semarak, ketika pemain liang liong dan barongsai dari kelompok Naga Mustika mulai tampil di altar Klenteng Hok Tik Bio Blora.

Di sela pertunjukan hiburan itu, Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si bersama Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati,ST.MM serta unsur Forkopimda Blora lainnya hadir memenuhi undangan perayaan Cap Go Meh.

Kedatangan Bupati dan Wabup serta Forkopimda lainnya disambut Ketua Yayasan TITD Klenteng Hok Tik Bio Blora Budilistijo Suboko disertai dua barongsai warna kuning dan hijau.

Ketua Yayasan TITD Klenteng Hok Tik Bio Blora Budilistijo Suboko dalam sambutannya menyampaikan dalam rangkaian perayaan Imlek 2574 Kongzili (2023) yang dimulai enam hari sebelumnya telah dilakukan sembahyang kepada Kong Co yang naik ke langit dan diakhiri dengan sembahyang Cap Go Meh.

Dijelaskannya, perayaan Cap Go Meh merupakan perayaan hari ke-15 dan hari terakhir dari masa perayaan Tahun Baru Imlek bagi komunitas Tionghoa di seluruh dunia, tak terkecuali di kabupaten Blora.

"Pada hari ke 15, rembulan bersinar purnama yang berarti bahwa berkah dan karunia dari Tuhan Yang Maha Esa menyinari bumi, disitulah kita sebagai umat manusia mengucapkan syukur dan menaruh harapan untuk tahun yang akan datang,” jelas Budilistijo Suboko.

Istilah ini berasal dari dialek Hokkien dan secara harafiah berarti hari kelima belas dari bulan pertama (Cap = Sepuluh, Go = Lima, Meh = Malam).

Budilistijo Suboko menambahkan, perayaan Cap Go Meh, dilaksanakan secara sederhana, di samping tiga tahun Covid-19, sehingga harus hati-hati menyelenggarakan acara.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Bapak Bupati Blora dan Forkopimda Blora, apabila ada kekurangan dari kami mohon maaf yang sebesar-besarnya," ucapnya.

Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si dalam sambutannya menyampaikan rasa bahagia karena setelah sekian tahun kita tidak merayakan perayaan Cap Go Meh dengan suasana yang ramai seperti ini.

“Akhirnya malam hari ini kita bisa merayakan bersama. Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Blora mengucapkan Gong Xi Fa Cai, Tahun Baru untuk warga Tionghoa. Ini adalah perayaan Cap Go Meh, malam 15, semoga kedepan khasanah kekayaan kita yang luar biasa ini, termasuk Klenteng ini akan menjadi destinasi kita,” kata Bupati Blora Arief Rohman.

Bupati berharap banyak pertunjukan dan sering ada ivent dan dibuat jadwalnya karena melihat antusias masyarakat sangat luar biasa.

“Ini kita ingat ketika Gus Dur dulu ketika kembali menghidupkan tradisi Gong Xi Fa Cai ini untuk sauara-saudara kita dari Tionghoa. Alhamdulillah sekarang bisa sinergi antara pemerintah dengan seluruh stageholder, termasuk dari Klenteng yang ada di Blora ini,” kata Bupati.

Hadir pada acara tersebut ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Blora Ishad Shofawi.

Sementara itu, penonton liang liong dan barongsai nampak terhibur dan sesekali memberikan angpao kepada para pemaian.

Tidak hanya itu, sebagian warga yang hadir menyaksikan merekam gambar menggunakan kamera gawai untuk dibuat dokumentasi atau diunggah ke media sosial.

"Senang dan gembira bisa nonton liang liong dan barongsai, swafoto juga, asik pokoknya, tadi juga mencicipi lontong Cap Go Meh," kata Husnul, salah satu warga Blora. (Tim Dinkominfo Blora)


    Berita Terbaru

    Fraksi-fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum Terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APDB Kabupaten Blora 2023
    13 Juli 2024 Jam 18:15:00

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemkab Blora menyelenggarakan rapat paripurna...

    Grand Final Kakang Mbakyu DUWIS 2024 Dikemas Dengan Konsep Outdoor dan Garden Party, Rojihan dan Laras Juara Pertama
    13 Juli 2024 Jam 12:51:00

    Ajang pemilihan Kakang Mbakyu Duta Wisata Kabupaten Blora 2024, yang tahapan seleksinya dimulai...

    Anggota DPRD Jateng Ajak Purna Tugas dan Purnawirawan Aktif Melestarikan Seni Budaya Warisan Leluhur
    13 Juli 2024 Jam 10:58:00

    Anggota DPRD Komisi B Jawa Tengah  H. Abu Nafi, SH, mendorong dan mengajak para purna tugas...