Seni dan Budaya

Museum Goes To School di SMAN 1 Blora Kenalkan Benda Bersejarah


Dinas Pendidikan dan Kebudayaaan Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora menggelar acara Museum Goes To School (Museum Masuk Sekolah) bertempat di SMA Negeri 1 Blora, Kamis (16/2/2023).

Ketua panitia penyelenggara SMAN 1 Blora,  Sri Wahyu Dini Astari, S.Pd., M.Pd menjelaskan rangkaian acara Museum Goes To School terdiri sosialisasi tentang Museum Ranggawarsita, promosi, konservasi benda koleksi musem dan rumah artefak, serta ada podcast.

“Jelas ini acara yang sangat bagus sekali, berguna bagi anak-anak, bagi sekolah, dan juga museum. Jadi museum dapat sosialisasi, promosi disini, serta anak-anak dapat ilmunya. Disini ada acara konservasi, museum, dan juga kami punya pojok cagar budaya yang nanti dilaunching (diluncurkan) Museum Ranggawarsita,” jelas Sri Wahyu Dini Astari yang juga guru sejarah di SMAN 1 Blora.

Untuk peserta, selain siswa SMAN 1 Blora, ada sekitar seratus peserta dari luar yakni dari guru SMP dan siswa SMP, guru sejarah SMA dan siswa SMA serta guru dan siswa dari SD.

Acara Museum Goes To School dihadiri Kepala Museum Ranggawarsita Provinsi Jawa Tengah Drs. Djoko Nugroho Witjaksono, MA., Kepala SMAN 1 Blora Dra. Yuni Ni’wati, M.PD, Sekretaris Dinporabudpar Iwan Setiyarso, S.Sos., M.Si, Kepala Dinas Pendidikan Blora Drs Aunur Rofiq diwakili Dian Ahmad Kindarto, S.Pd.SD, dari Bidang Pembinaan Dikdas serta Kepala BPTIK Dikbud Provinsi Jawa Tengah.

Kepala Museum Ranggawarsita Provinsi Jawa Tengah, Djoko Nugroho Witjaksono yang hadir secara langsung, dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan Museum Goes To School tingkat provinasi Jawa Tengah dilaksanakan di Kabupaten Blora.

“Suatu kehormatan yang luar biasa untuk Blora, juga SMA Negeri 1 Blora,” ucap Djoko.

Dipilihnya Kabupaten Blora untuk Museum Goes To School karena dinilai sebagai Kabupaten yang sungguh-sungguh tua. Dari masa pra sejarah, Blora sudah eksis sampai dengan sekarang.

Pertimbangan berikutnya, ternyata pengunjung Museum Jawa Tengah Ranggawarsita, dari Blora khususnya masih sedikit.

“Ini berarti anak-anak SD, SMP, SMA, SMK Kabupaten Blora, belum banyak mengenal museum Jawa Tengah Ranggawarsita, karena itu kami datang ke Blora mendekatkan diri pada adik-adik semua, bapak/ibu guru memperkenalkan kekayaan budaya yang ada di museum Jawa Tengah Ranggawarsita,” jelasnya.

Menurut Djoko Nugroho Witjaksono, Museum Jawa Tengah Ranggawarsita, satunya museum provinsi yang mempunyai koleksi lebih dari 60 ribu buah.

“Ini koleksi terbesar di museum Provinsi Jawa Tengah, dan menempati lahan seluas dua hektare dan lahan parkir yang sangat luas,” terangnya.

Selain itu juga mempunyai koleksi dari masa pra sejarah, Hindu-Budha, Islam, Kolonial, sehingga berkunjung ke Museum Ranggawarsita Provinsi Jawa Tengah adalah sebuah keharusan.

Pihaknya juga berharap, tiap daerah punya museum, karena orang berkunjung yang pertama ingin diketahui adalah sejarah kota tersebut, bukan tempat wisata alam.

“Carinya dimana, ya di museum,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Dian Ahmad Kindarto, S.Pd.SD., dari Bidang Pembinaan Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Blora.

Diharapkan setelah kegiatan Museum Goes To School, para guru dan siswa bisa menularkan hasilnya ke pangkalan masing-masing supaya museum yang ada di Jawa Tengah, terutama di kabupaten Blora juga ada Rumah Artefak bisa diagendakan untuk dikunjungi.

“Pada dasarnya kami sangat bangga sekali terkait kegiatan ini diadakan di Blora, yaitu program-program Museum Goes To School,” katanya.

Disela acara ditampilkan story telling oleh siswa SMAN 1 Blora dengan mengusung cerita sejarah Pocut Meurah Intan dan Arya Penangsang.

Berikutnya Agung Nugroho, S.S dari Museum Ranggawarsita Provinsi Jawa Tengah menyampaikan persentasi materi, dilanjutkan tanya jawab.

Acara dilanjutkan dengan podcast yang dipandu oleh tim MGTS dan BPTIK Dikbud Provinsi Jawa Tengah.

Suasana Museum Goes To School memantik para siswa dan guru untuk membumikan museum.

“Alhamdulillah, senang sekali dengan kegiatan ini, tambah ilmu pengetahuan. Salam museum di hatiku,” ucap Monik, salah satu siswa SMKN 1 Cepu. (Tim Dinkominfo Blora).

    Berita Terbaru

    Pemkab Blora Rakor Bersama BPKP Tingkatkan Kualitas dan Efektivitas Melalui SPIP
    28 Februari 2024 Jam 14:45:00

    Pemerintah Kabupaten Blora menggelar rapat koordinasi bersama Perwakilan Badan Pemeriksa...

    Mahasiswa Institut Agama Islam Al Muhammad Cepu Diminta Ikut Merancang Program SSN
    26 Februari 2024 Jam 17:16:00

    Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.I.P, M.Si, terus menggaungkan kebijakan Sekolah Sisan Ngaji...

    Haul Kedua, Makam Eyang Dipojoedo Direncanakan Jadi Destinasi Wisata Religi
    25 Februari 2024 Jam 17:05:00

    Makam Eyang Dipojoedo di Desa Tambaksari Kecamatan Blora. Kabupaten Blora, Jawa Tengah...