Tetap Beraktivitas di Masa Pandemi


Subekhan (53), seorang bengkel kulit jok sepeda motor asal Kelurahan Bangkle, Kecamatan Blora, mengaku tetap beraktivitas dan tidak merasa terdampak pandemi Covid-19.

Hal itu dikarenakan jumlah pelanggan dan warga pemilik sepeda motor yang datang ke bengkelnya di Jalan Sudirman (depan eks kantor kecamatan Blora) tidak ada penurunan, bahkan cenderung meningkat.

"Alhamdulillah, saya dan keluarga tidak merasa terdampak pandemi Covid-19. Usaha tetap lancar, kami sekeluarga diberi kesehatan," ucap Subekhan, Sabtu (9/10/2021).

Dirinya, mengatakan, mulai belajar bongkar pasang kulit jok dari pamannya. Kemudian, seiring perkembangan dan tuntutan keluarga, ia buka usaha sendiri.

"Anak saya tiga, yang pertama sudah keluarga, anak kedua SMA dan anak ketiga di sekolah di MI," jelasnya.

Ia mengaku sudah menekuni usahanya buka usaha bengkel jok sepeda motor lebih kurang 20 tahun.

"Sudah sekitar 20 tahun. Dulu saya belajar dari paman. Usaha saya ini saya namakan bengkel SBK," kata dia.

Sebelum hingga terjadi pandemi Covid-19, kata dia, jumlah pelanggan yang menggunakan jasanya per hari minimal 10 orang.

"Dari sebelum pandemi sampai sekarang minimal 10 jok yang saya servis tiap hari, bahkan kadang lebih. Ketika bengkel saya tutup, ada yang mengantarkan ke rumah," terangnya sambil menunjukan arah rumahnya di Jln Nakula Kelurahan Bangkle beberapa meter dari bengkelnya.

Dikatakannya, yang kerap ganti kulit jok sepeda motor kebanyakan para remaja. Meskipun ada sebagian dari orang dewasa.

"Mungkin kalau remaja, biasanya bosan dan ingin ganti corak atau warna lain kulit jok. Atau karena sudah sobek, saatnya diganti," ucapnya.

Subekhan menyebut, untuk memberi pelayanan kepada pelanggan, dirinya menyediakan aneka jenis bahan sejenis kulit dengan beberapa harga serta kualitas yang berbeda.

"Sesuai kualitas dan selera. Mulai harga Rp50.000,00 hingga Rp70.000,00 per potong, dan bisa ditunggu," jelasnya.

Dirinya menyadari, saat ini di Blora sudah ada sejumlah bengkel jok sepeda motor.
Namun tidak menyurutkan profesi yang ditekuninya.

"Rejeki sudah ada yang mengatur. Yang penting usaha. Alhamdulillah, Allah masih memberikan rejeki kepada keluarga saya,' tuturnya.

Selain pelanggan di Blora, ada juga yang datang ke bengkelnya dari luar kabupaten Blora seperti dari Pati dan Rembang. (Tim Dinkominfo Blora).

    Berita Terbaru

    Fraksi-fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum Terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APDB Kabupaten Blora 2023
    13 Juli 2024 Jam 18:15:00

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemkab Blora menyelenggarakan rapat paripurna...

    Grand Final Kakang Mbakyu DUWIS 2024 Dikemas Dengan Konsep Outdoor dan Garden Party, Rojihan dan Laras Juara Pertama
    13 Juli 2024 Jam 12:51:00

    Ajang pemilihan Kakang Mbakyu Duta Wisata Kabupaten Blora 2024, yang tahapan seleksinya dimulai...

    Anggota DPRD Jateng Ajak Purna Tugas dan Purnawirawan Aktif Melestarikan Seni Budaya Warisan Leluhur
    13 Juli 2024 Jam 10:58:00

    Anggota DPRD Komisi B Jawa Tengah  H. Abu Nafi, SH, mendorong dan mengajak para purna tugas...