Berita Terkini

Gandeng Inspektorat dan Kejaksaan Untuk Kawal Transformasi UPK Eks PPNM-MPd Jadi BUMDesma


Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa bakal menggandeng Insepktorat hingga Kejaksaan Negeri, untuk membantu mengawal dan mendampingi proses transformasi UPK Eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PPNM-MPd) menjadi Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma).

Hal tersebut, disampaikan oleh Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, saat ditemui usai membuka rapat koordinasi Terkait Transformasi  UPK Eks PPNM menjadi BUMDesma, Kamis (23/6/2022) di Aula Saung Mekarsari, Blora.

“Acara rakor ini kami juga mengundang pihak Inspektorat dan Kejaksaan agar nantinya proses transformasi sesuai aturan dan tidak ada penyelewangan. Saya meminta Dinas PMD nanti ada MoU dengan pihak Inspektorat dan Kejaksaan,” ungkap Bupati Arief.

Turut hadir dalam rakor tersebut camat se Kab Blora, ketua Badan Kerjasama Antar Desa eks PNPM se Kab Blora, dan Ketua UPK Eks PNPM se Kab Blora.

Sebagai informasi, transformasi UPK Eks PNPM-MPd menjadi BUMDesma ini perlu dilakukan seperti halnya sesuai yang diamanatkan Peraturan Menteri (Permen) Desa PDTT nomor 15 tahun 2021 pada 2 Februari 2021.

Adapun rakor tersebut diperlukan sekaligus sebagai sosialisasi agar berbagai pihak yang terkait dapat memiliki pemahaman.
Khususnya mengenai aturan dan terwadahi dalam BUMDesma untuk memastikan aset dari eks PNPM yang menjadi BUMDesma ini agar tetap lestari.

"Rakor transformasi eks PNPM menjadi BUMDesma harus dilakukan karena banyak dinamika yang berkembang di masyarakat. Kegiatan ini dilakukan agar para peserta paham aturan, mulai dari pembentukan hingga berjalannya kegiatan. Sekaligus untuk memastikan peserta eks PNPM ini terwadahi dalam BUMDesma dan mendatangkan kemanfaatan yang besar dengan adanya BUMDesma di masyarakat,” ungkap Bupati Arief.

Bupati yang mempunyai sapaan akrab Mas Arief itu menambahkan BUMDes penerima dana nantinya harus profesional.

"Hari ini kita mulai sosialisasi terkait hal ini dan penerima dana ini nantinya haruslah profesional karena menyangkut uang rakyat,” tambahnya.

Lanjutnya bahwa transformasi ini menjadi awal untuk menjaga keberlangsungan dana tetap bergulir khususnya pada warga miskin di desa, serta mempercepat kemandirian desa di kecamatan lokasi PNPM-MPd.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas PMD Yayuk Windarti menyampaikan transformasi eks PNPM-MPd menjadi BUMDesma ini menjadi wajib hukumnya dengan harapan menjadi motor penggerak perekonomian di desa.

“Harapannya transformasi ini menjadi motor penggerak perekonomian di desa dan kami meminta masyarakat turut mengawal proses transfromasi ini,” ujar Yayuk. (Dinkominfo Blora/Prokompim). 

    Berita Terbaru

    Infografis Monitoring Data COVID-19 dan Update Vaksinasi, Senin 27 Juni 2022
    27 Juni 2022 Jam 18:18:00

    Informasi terkini tentang monitoring data Covid-19 dan vaksinasi serta peta zonasi risiko...

    Blora Dapat Kuota 11.000 Dosis Vaksin PMK Untuk Ternak Sapi
    27 Juni 2022 Jam 17:44:00

    Kabupaten Blora mendapatkan kuota 11.000 vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) untuk ternak sapi...

    Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Blora 2022-2027 Dilantik
    27 Juni 2022 Jam 17:26:00

    Dewan Kehormatan dan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Blora periode 2022-2027...