Seputar Blora

Seminar Aspek Sosio Budaya Pangan, Gizi, dan Kesehatan Masyarakat Adat Samin


Dinas Kesehatan Kabupaten Blora bersinergi dengan sejumlah tim peneliti perguruan tinggi menggelar Seminar Hasil Penelitian Studi Tentang Aspek Sosio Budaya Pangan, Gizi, dan Kesehatan : Studi Masyarakat Adat Samin (Sedulur Sikep) Jawa Tengah. Seminar berlangsung di ruang pertemuan Dinas Kesehatan Kab. Blora, Rabu (2/5/2018).

Kepala Dinkes Blora dr. Heny Indriyanti mengemukakan, pihaknya menyambut baik hasil penelitian dan membuka diri untuk penelitian-penelitian yang lain dan di fokuskan di Kabupaten Blora.

Tim peneliti perguruan tinggi yang dimaksudkan yakni Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Muhammdiyah Semarang (Unimus), Universitas Diponegoro (Undip) Semarang dan Neys-van Hoogstraten Fundation (NHF).

“Karena ini adalah suatu hal yang bisa kita gunakan untuk audiensi dan penentuan kebijakan lebih lanjut,” ujar Kepala Dinkes Blora dr. Heny Indriyanti saat membuka acara.

Disampaikan lebih lanjut, di Kabupaten Blora angka kematian ibu dan bayi masih tinggi, selain itu meskipun Blora bukan daerah pantai, namun kasus kaki juga dinilai masih tinggi. Sehingga butuh kontribusi dari hasil penelitian perguruan tinggi dan akademisi untuk disampaikan kepada pemangku kebijakan.

“Kami padahal sudah semaksimal mungkin berupaya, tapi kenapa masih saja ada hal seperti itu. Jadi kami sangat berharap ada penelitian lain yang bisa dilakukan untuk bidang kesehatan. Ini pertama kali karena sedulur sikep bisa hadir, mudah-mudahan kegiatan ini bisa bermanfaat,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Asisten Bidang Administrasi Setda Blora Drs. Chris Hapsoro AW, berharap agar soal gizi buruk tidak terjadi di Kabupaten Blora seperti yang terjadi di wilayah lain. Sebab, sudah ada penyeragaman makan.

Melalui seminar itu, kata Chris Hapsoro, sangat mengapresiasi sehingga bisa meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan penduduk di Blora.

“Jadi hasil penelitian ini diharapkan bisa disebarluaskan untuk menambah wawasan saudara-saudara kita. Dan Blora didatangi tim dari IPB, Unimus, Undip Semarang ini suatu penghargaan serta kehormatan yang luar biasa. Sehingga pertemuan ini diharapkan memberi berkah bagi kita semuanya,” kata Chris Hapsoro.

Prof Dr. Ali Khosam, MS dari Neys-van Hoogstraten Fundation yang memandu acara mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan penelitian di berberapa masyarakat adat antara lain masyarakat adat Badui di Banten, masyarakat adat di wilayah Pelabuan Ratu dan sekarang masyarakat Sedulur Sikep di Kabupaten Blora dan Pati.

Di tempat yang sama, Risti Kurnia Dewi, S.Gz dari IPB, mewakili tim studi, mengungkapkan bahwa masyarakat adat Sedulur Sikep itu termasuk unik, seperti tidak boleh bersekolah atau tidak boleh berdagang. Namun itu bersifat dinamis. Pada dasarnya tidak menentang perubahan.

“Kendati demikian masih cenderung kembali ke ajaran para leluhur,” jelasnya.

Tujuan penelitian yaitu menganalisis status sosio-ekonomi masyarakat sedulur sikep di Kudus, Pati dan Blora.

Kemudian, menganalisis ketahanan pangan masyarakat sedulur sikep di Kudus, Pati dan Blora.

Selanjutnya, menganalisis masyarakat sedulur sikep di Kudus, Pati dan Blora terhadap pelayanan kesehatan dan gizi.

Serta, menganalisis asupan gizi dan ststus gizi balita pada masayarakat sedulur sikep di Kudus, Pati dan Blora.

Dari hasil penelitian, direkomendasikan perlu perbaikan mutu konsumsi pangan dengan memperhatikan aspek keanekaragaman yang bersumber pada pangan lokal (nabati dan hewani).

Perlu meningkatkan pengetahuan gizi ibu dan perbaikan pola makan anak balita.

Tim peneliti disampaikan dalam seminar, yaitu Dr. Ali Rosidi, SKM,MSi dari Unimus, Kurnia Dewi, S.Gz dari IPB, Dr.Dra. Ani Margawati, M.Kes dari Undip dan Dr. Ir. Hadi Riyadi, MS dari IPB.

Seminar dihadiri perwakilan pimpina OPD di antaranya Kabid SPT Dinkominfo Blora Budi Cahyono, Kasi Budaya Dinporabudpar Sri Sumarwiyati dan Tokoh Sedulur Sikep Klopoduwur. (Dinkominfo Kab. Blora).

    Berita Terbaru

    Guru di Blora Diminta Ikut Berperan Atasi Anak Tidak Sekolah
    17 April 2024 Jam 16:25:00

    Dalam rangka memberikan layanan pendidikan terbaik kepada masyarakat, Bupati Blora, H. Arief...

    Seleksi Calon Paskibraka 2024, Kaban Kesbangpol Blora : Diharapkan Terpilih Calon Paskibraka Berpotensi Tinggi, Semangat dan Bertanggungjawab
    17 April 2024 Jam 12:33:00

    Pemerintah Kabupaten Blora melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) telah...

    Kalaksa BPBD Blora : Pos Komando Tanggap Darurat Bencana 2024 Dilaksanakan Lintas Sektoral
    15 April 2024 Jam 13:43:00

    Pemerintah Kabupaten Blora mendirikan pos komando tanggap darurat bencana banjir, tanah longsor...