Seni dan Budaya

Rumah Masa Kecil Pramoedya Direvitalisasi Bulan Agustus 2018


Kepala Dinas Kepemudaan Olah Raga Pariwisata dan Kebudayaan (Dinporabudpar) Drs. Kunto Aji mengungkapkan revitalisasi rumah masa kecil sastrawan Pramoedya Ananta Toer dilaksanakan bulan Agustus 2018.

Hal itu dikemukakan setelah Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) bersama tim terkait melakukan survei di rumah masa kecil sastrawan Pramoedya Ananta Toer, yang kini ditempati Soesilo Toer, adik kandung Pram di Kelurahan Jetis, Kecamatan Blora.

“Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI sudah melakukan survei di rumah masa kecil Sastrawan Pramoedya. Kebetulah hadir langsung Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, yakni Bapak Dr. Harry Widianto. Ini sebagai salah bentuk perhatian dan tindak lanjut revitalisasi rumah masa kecil Pram sebagai salah satu destinasi wisata sastra di Kabupaten Blora,” jelasnya, di Blora, Jumat (18/5/2018).

Dalam survei yang dilaksanakan selama tiga hari sejak Kamis (17/5/2018), menurut Kunto Aji, sudah dilakukan pengukuran di beberapa titik dan kawasan rumah masa kecil Pram.

“Hanya saja, bagaimana bentuk perencanaannya, kami belum tau. Sebab itu dilakukan oleh tim pusat. Yang jelas revitalisasi rumah masa kecil Pram dimulai bulan Agustus 2018,” ujarnya.

Dikatakan lebih lanjut, atas nama Pemerintah Kabupaten Blora, mengucapkan terimakasih kepad tim yang telah memberi perhatian dan menindaklanjuti revitalisasi rumah msa kecil Pram.

“Tentu saja kami mengucapkan terimakasih. Harapannya, setelah direvitalisasi, akan menjadi daya tarik bagi warga masyarakat baik di Kabupaten Blora, di Indonasia dan manca negara yang ingin mengetahui serta ingin nostalagia dengan karya sastra dan rumah masa kecil Pram,” tandasnya.

Masih menurut Kepala Dinporabudpar Blora Kunto Aji, direncanakan pula mengembangkan perpustakaan dan informasi tentang karya dan biografi Pramoedya.

Sementara itu Kepala Bidang Kebudayaan Dinporabudpar Wahyu Tri Mulyani, AP menambahkan kedatangan Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud RI ke rumah masa kecil Pram juga didampingi Kepala BPCB Jawa Tengah dan perwakilan lembaga terkait dari Provinsi Jawa Tengah, staf khusus dari Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI serta tim dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Blora.

“Sempat diusulkan pembangunan joglo untuk kegiatan temu sastra dan olah karya sastra. Sebab anak-anak di Blora sudah ada yang punya bakat menjadi sastrawan, ” ujarnya.

Rumah masa kecil Pram, kata dia, belum ditetapkan sebagai cagar budaya dan masih dalam proses. Meski demikian, dalam revitalisasi nanti diusulkan agar bagian dan bentuk asli tidak dipugar. (Dinkominfo Kab. Blora).

    Berita Terbaru

    Sambut Hari Bhayangkara ke-78, Polres Blora Laksanakan Giat Bakti Religi
    14 Juni 2024 Jam 15:11:00

    Polres Blora gelar personel untuk melaksanakan bakti religi dan bakti sosial di wilayah...

    Bupati Blora : Terminal Bus Cepu Jadi Terbaik di Perbatasan Jateng - Jatim, Terimakasih Pak Presiden, Pak Menteri Perhubungan
    13 Juni 2024 Jam 21:52:00

    Bupati Blora, H. Arief Rohman, terkesan dengan hasil pembangunan Terminal Bus Tipe A Cepu,...

    Puncak Hari Lingkungan Hidup 2024, Ribuan Pohon Ditanam di Sepanjang Jalan Sumber-Temulus
    13 Juni 2024 Jam 20:16:00

    Penanaman ribuan pohon di sepanjang jalan Sumber - Temulus, Kecamatan Menden menjadi puncak...