Direktur Utama (Dirut) Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Gagak Rimang Blora, Kasiyanto, SE., menyatakan selama Ramadan 2025 menggelar program religi tadarus Al-Qur'an.
"Program ini terselenggara setiap tahun pada bulan Ramadan, bekerja sama dengan Kemenag Blora dengan sejumlah organiasi Islam yang ada di Kabupaten Blora. Pelaksanaannya, secara bergiliran tiap malam setelah salat tarawih. Atau mulai pukul 20.00 WIB sampai selesai," kata Kasiyanto, di Blora, Jum'at (28/2/2025).
Program yang difasilitasi itu untuk menggaungkan suasa religi setelah salat tarawih selama bulan Ramadan 2025.
Selain tadarus Al -Qur'an, menurut Kasiyanto, juga difasilitasi siaran siraman rohani sebelum adzan magrib dan menjelang subuh.
“Kami membuka kesempatan bagi publik untuk mengisi acara bernuansa religius selama bulan Ramadan 2025 di studio LPPL Radio Gagak Rimang,” ucapnya.
Ia menambahkan, programa religi bulan Ramadan seperti imbauan dan pesan lainnya juga intensif disiarkan agar publik pendengar teredukasi dan bisa memaknai serta saling toleransi kepada umat muslim yang menjalankan ibadah puasa.
“Mari kita jadikan bulan Ramadan ini sebagai momentum untuk memperbanyak ibadah, baik salat wajib, salat sunnah, membaca Al-Qur'an, dan dzikir. Bulan suci ini adalah saat yang tepat untuk memperbaiki kualitas ibadah kita kepada Allah SWT,” tuturnya.
Kasiyanto juga mengajak seluruh umat Islam di Kabupaten Blora untuk menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, dan menghindari perselisihan.
“Mari kita saling mendukung dan bekerja sama dalam mempererat tali silaturahmi di antara sesama. menghormati yang berpuasa dan menjaga ketertiban dengan tidak menyalakan petasan yang dapat mengganggu aktivitas beribadah,” tambahnya.
Selain itu menurut Kasiyanto, bulan Ramadan adalah waktu yang sangat baik untuk memperbanyak sedekah dan membantu sesama seperti memperbanyak zakat, infak, dan sedekah, terutama untuk mereka yang membutuhkan.
“Kami juga mengingatkan agar kita menjaga diri dari segala perilaku yang dapat membatalkan atau merusak pahala puasa, seperti berbohong, ghibah, dan perbuatan negatif lainnya. Mari jadikan bulan suci Ramadan sebagai waktu untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amal ibadah,” tegasnya.
(Tim Dinkominfo Blora)